Page 116 - EBOOK_Teknik Budidaya Tanaman dan Produksi Ternak
P. 116

diagnosis  lanjutan,  misalnya  kurus  dengan  bulu  rontok  yang  mengarah  pada  terhambatnya  pertumbuhan
               (sindrom salah asupan pakan).

               Amati kulit kepala, tubuh, dan kaki untuk menemukan kutu atau tungau, adanya luka karena perkelahian antar
               ayam  atau  sebab  lain,  darah,  bercak  berwarna,  pembengkakan,  pucat  karena  kekurangan  darah,  cyanosis,
               memar, dan peradangan.  Dengarkan suara nafas yang tidak normal (ngorok, cegukan) dan perhatikan apakah
               ayam  seperti  terengah-engah  atau  mengoyang-goyangkan  kepala  secara  terus-menrus  yang  mungkin
               merupakan pertanda masalah pernafasan atau saluran pernafasan.   Bernafas melalui mulut merupakan hal
               normal pada ayam di tengah cuaca panas.  Kotoran pada mata dan paruh, serta bulu kotor juga mengarah pada
               masalah pernafasan atau saluran pernafasan, namun jika hanya pada mata, kemungkinan adalah luka bakar
               akibat  gas  amonia  berlebihan,  atau  cacing  mata  ILTor.    Amati  juga  kotoran  dari  gejala  diare  atau  ketidak-
               normalan lainnya.  Jika ditemukan gejala tersebut, ambil contoh darah untuk pengujian hematologi dan serologi.

               2.8.8.    Membunuh ayam sakit

               Membunuh ayam sakit dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit.  Hewan merasakan sakit dan menderita
               sama  dengan  manusia,  dan  apabila  sudah  tidak  bisa  diobati  sebaiknya  dibunuh  secepatnya.    Satu-satunya
               metode membunuh ayam sakit yang dianjurkan untuk peternak adalah dengan mematahkan lehernya (cervical
               dislocation).

               Cara mematahkan leher ayam sakit

               Untuk mematahkan leher ayam sakit, pegang kaki dan kedua sayap dengan satu tangan, sedangkan tangan lain
               memegang kepala dengan ibu jari dan jari telunjuk diantara kepala ayam tersebut.  Ibu jari berada tepat di
               belakang tengkorak kepala ayam, sementara jari-jari lain bebas berada di bawah ujung dalam paruh ayam.
               Jengger ayam berada di dalam telapak tangan.   Kepala ayam dipegang lurus dengan  tubuh diantara kedua
               tangan.   Dengan tangan yang satu memegang kaki ayam,  tarik secara kuat kepala ayam hingga patah.  Tanda
               kematian yang jelas dan cepat dapat dilihat seiring patahnya leher.

               Membuang ayam sakit yang mati

               Membuang  ayam  sakit  yang  mati  merupakan  hal  penting  untuk  pemeliharaan  kesehatan  ayam  lain  dan
               biosekuritas lingkungan, yaitu dengan mencegah perkembangan pathogen dan penularan penyakit pada ayam
               lain yang sehat.   Penting untuk mengubur ayam mati dan pastikan tidak dapat digali oleh ayam lain maupun
               tikus.  Lubang galian terbuka untuk membuang ayam sakit yang mati tidak boleh digunakan.

                                                         --- o0o ---



















                                                                                                      110
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121