Page 111 - EBOOK_Teknik Budidaya Tanaman dan Produksi Ternak
P. 111

Ayam yang baru menetas harus minum air sebelum atau pada saat bersamaan dengan makan pakan pertama.
               Sebaiknya tidak menggunakan wadah yang anak-anak ayam dapat masuk ke dalamnya.  Anak ayam yang basah
               dapat kehilangan panas tubuh secara cepat yang menyebabkan kematian.

               Memeriksa tempat air minum

               Ayam membutuhkan air bersih dan segar setiap waktu.  Semua tempat air harus diperiksa dan dibersihkan setiap
               hari.  Jika asupan air kurang, kesehatan ayam dan produksi daging atau telur akan terganggu.  Penting sekali
               memperkenalkan atau menunjukkan tempat air pada ayam terutama pada kandang baru.  Gejala kekurangan
               asupan air pada ayam mencakup  pucat, jengger timpang dengan warna gelap di ujungnya,  dan penurunan
               asupan pakan serta produksi telur.  Tinggi tempat minum harus sejajar dengan punggung anak-anak ayam.

               Kualitas air

               Air harus bersih dan bebas dari cemaran bahan kimia dan mineral.  Air juga dipastikan tidak mengandung parasit
               berbahaya atau bakteri.  Air tercemar tidak boleh digunakan karena dapat menyebabkan ayam menjadi sakit.

               Cuaca panas

               Pada saat cuaca panas, ketersediaan air menjadi lebih penting lagi.  Jumlah air yang dibutuhkan menjadi lebih
                                          0
               banyak jika suhu naik di atas 25  C.  Ayam mendinginkan tubuhnya sendiri melalui penguapan air lewat sistem
               respirasi dan kehilangan air saat bernafas.  Ayam menyukai minum air dingin pada saat cuaca panas.  Ganti air
               pada wadahnya secara teratur, jauhkan air dari sinar matahari langsung, dan pastikan wadah penyimpanan air
               berada di tempat teduh.  Jika air terlalu panas, ayam cenderung hanya minum sedikit dan sebagai akibatnya,
               asupan pakan dan produksi telur menurun, dan kulit telur menjadi tipis.

               2.7.    Perkandangan ayam

               2.7.1.   Pendahuluan

               Ayam kampung dipelihara dengan beragam sistem perkandangan, yaitu:
                  Dibiarkan tanpa kandang
                  Disediakan naungan malam
                  Dibuatkan naungan tradisional
                  Dibuatkan dan ditempatkan selamanya di dalam kandang

               Dibiarkan tanpa kandang

               Ayam tidak dikandangkan, bebas berkeliaran, dan tinggal di pohon, semak, atau rerumputan tinggi.  Ayam bisa
               juga tinggal di halaman rumah yang dipagari dan diberi naungan seadanya.  Limbah dapur dan kebun disediakan
               di halaman rumah tersebut, dimana kambing, babi, dan ternak lain dikeluarkan, sehingga hanya ayam yang
               dapat berkeliaran secara bebas.

               Disediakan naungan malam

               Ayam  juga  tidak  dikandangkan,  namun  ditempatkan  di  dalam  lahan  yang  dipagari.    Lahan  tersebut  dapat
               ditanami dengan buah-buahan dan sayuran, dimana ayam dapat mencari makan di situ.  Air disediakan. Untuk
               ayam sedang bertelur, tempat gelap yang disediakan sarang bersih dapat digunakan.

               Dibuatkan naungan tradisional

               Bangunan sederhana berbentuk bulat atau persegi dengan dinding tanah liat, atau campuran jerami dan tanah
               liat, atau batu bata, dengan tiang kayu, atap seng atau jerami sesuai untuk ayam peliharaan yang jumlahnya
               sedikit di daerah bercuaca panas.  Harus ada ventilasi udara dan celah cahaya 0.5 – 1 m di antara dinding dan
               atap yang dapat dibuka-tutup.


                                                                                                      105
   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116