Page 42 - C:\Users\ASUS-PC\Downloads\BUKU ETNOSAINS\
P. 42

Sebagai  contoh,  mari  kita  lihat  sebuah  tongkat  yang  panjangnya  satu


        meter bergerak dengan kecepatan v relatif terhadap pengamat di Bumi. Ketika

        tongkat  tersebut  bergerak,  pengamat  yang  melekat  pada  tongkat  akan

        mengukur  panjangnya  sebagai  panjang  wajar,  yaitu  satu  meter,  karena


        pengamat tersebut bergerak bersama tongkat. Namun, pengamat di Bumi akan

        melihat tongkat terlihat lebih pendek.

               Panjang tongkat L yang diukur oleh pengamat di Bumi akan lebih pendek

        daripada  panjang  wajarnya.  Faktor  kontraksi  panjang,  yang  dilambangkan



                              2
        dengan √1 −             menjelaskan perbandingan antara panjang yang diamati oleh
                              2
        pengamat di Bumi (L) dengan panjang wajar tongkat.

               Seperti yang disebutkan, kontraksi panjang hanya terjadi sepanjang arah


        geraknya. Oleh karena itu, jika tongkat bergerak secara horizontal, misalnya,

        maka kontraksi panjang hanya akan terjadi dalam arah horizontal. Dalam arah

        lainnya, seperti arah vertikal, panjang tongkat tidak mengalami kontraksi karena

        tidak ada gerakan relatif dalam arah tersebut.






            Contoh Soal

               Roket yang sedang diam panjangnya 10 m. Jika roket tersebut bergerak


        dengan kecepatan 0,6c (c = kecepatan cahaya), berapakah panjang roket yang

        sedang bergerak menurut pengamat di bumi?


               Jawaban:


               Panjang roket yang sedang bergerak menurut pengamat di bumi adalah:



                                 2
                  =    √1 −      2
                     0


                                  (0,6  ) 2
                  = 10   √1 −
                                        2


                  = 10 .(0,8) = 8   
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47