Page 27 - Learning to train Tapak Suci
P. 27
Spesialisasi kecabangan olahraga yang terlalu dini pada anak, akan
menuntut volume latihan dan intensitas yang tinggi. Pada spesialisasi kecabangan
ini menuntut anak melakukan gerakan sejenis secara berulang, sehingga hanya
otot tertentu saja yang bergerak, tanpa diimbangi perkembangan otot pada bagian
tubuh yang lain. Jika didalam pencak silat Tapak Suci kaegori tanding, gerakan
tendangan menjadi salah satu bagian yang lebih sering digunakan. Hal ini sering
menjadi penyebab overuse syndrome serta kelelahan yang berlebihan dan
memudahkan anak rentan terhadap cedera. Dapat menggangu perkembangan
fisik dan keseimbangan biologis yang hormonis, karena hal tersbut menjadi
syarat efisiensi fisik, performa atlet dan perkembangannya.
D. Pertumbuhan
Pertumbuhan program LTAD terhadap atlet usia dini akan berpengaruh baik,
adalah lonjakan pertumbuhan. Sering dikaitkan dengan pertumbuhan bayi, namun
tidak hanya pada bayi yang mengalami lonjakan pertumbuhan, lonjakan
pertumbuhan kembali terjadi pada perempuan pada usia sekitar 10,5 – 12 tahun dan
laki-laki terjadi pada usia sekitar 12,5 – 14 tahun(del Pino et al., 2019). Setelah usia
tersebut, lonjakan pertumbuhan menurun secara perlahan, akhirnya pada saat usia
sangat tua sekresinya turun menjadi kira-kira 25% dari kadarnya pada usia remaja
(Guyton & Hall E, 2016). Growth Hormone memiliki pegaruh yang sangat besar
terhadap proses pertumbuhan, hormon ini berperan untuk memastikan manusia
tumbuh dan berkembang secara normal sesuai usianya. Hormon pertumbuhan
dihasilkan secara alami oleh kelenjar pituitari atau hipofisis di otak, dan hormon ini
lebih banyak diproduksi pada malam hari dibandingkan siang hari (Guyton & Hall
E, 2016).
Gambar 9. Growth hormone (Guyton & Hall E, 2016).
27
Tapak Suci Putera Muhammadiyah

