Page 47 - KAIDAH PENCACAHAN DAN PELUANG SMA/MA_SIFA UIN JKT
P. 47

Permasalahan di atas merupakah permasalahan kombinasi. Untuk menyelidiki hubungan
            antara aturan permutasi dengan aturan kombinasi, lakukanlan kegiatan penyelidikan di
            bawah ini!



                 Membentuk suatu kepengurusan yang terdiri dari 2 orang dengan jabatan
                 berbeda dari 4 orang yang tersedia adalah 4  
                                                                 2


                                                !        !     ×    ×    ×   
                      banyak cara =  4   =          =    =               =    ×    =      cara
                                       2   (    −   )!    !       ×   


                 Sedangkan  memilih  2  orang  tanpa  memperhatikan  jabatan/urutan
                 posisi berbeda dari 4 orang yang tersedia adalah 6 cara. Yaitu 4    atau
                                                                                         2
                     atau   (4,2) atau memilih 2 dari 4 yang tersedia :
                  4
                  2

                 Bagaimana cara memperoleh angka 6?



                                                              ×        ×    ×    ×       !
                      banyak cara =    , diperoleh dari   =     =               =
                                                      …     …       … ×    ×        ! × … !


            Dengan memperhatikan urutan jabatan atau posisinya, terdapat       cara untuk
                                                                                      
            menyusun r objek dari n objek yang tersedia. Selanjutnya karena urutan jabatan atau
            posisinya tidak berpengaruh, jadi banyak cara berbeda untuk memilih r objek dari n
                                                                   
            objek adalah n Kombinasi r (ditulis   (  ,   )   tau      atau      ):
                                                                   
                                                                            
                                                                   
                                                              =      ,
                                                             
                                                                  !
             dimana    ≥    dan    merupakan banyaknya susunan objek yang sama pemilihannya.
            Lalu, perhatikan pula bahwa,

                       …!
                 =   (...−...)! , sehingga  nilai dari :
                  

                                         1       … !      1         … !
                 =    =      ∶   ! =       ×  =         ×   =
                 
                     !                     !  (. . . −. . . )!    !  (. . . −. . . )! × … !
            Oleh karena itu, kita dapat mendefinisikan n kombinasi r sebagai :


                                                       … !
                                                =                 dimana    ≥   
                                                 (… −. . . )! × … !


                                                                                                            46
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52