Page 7 - Sinar Tani Edisi 4050
P. 7

7
                                                                                     Edisi 14 - 20 Agustus 2024  |  No. 4050  Tahun LIV


          Ketua KKH PRG, Bambang Prasetya:
          “Kita Tertinggal




          dalam Bioteknologi”








          Indonesia terbilang tertinggal dalam                                     tebu    tahan   kekeringan   telah
          pengembangan bioteknologi, khususnya                                     memberikan  manfaat  signifikan,
          teknologi rekayasa genetika untuk                                        tidak hanya dari segi produksi gula,
                                                                                   tetapi juga sebagai pakan hijauan
          menghasilkan varietas unggul.  Pro                                       untuk    peternakan.  Keuntungan
          kontra terhadap bioteknologi tersebut                                    lainnya, peningkatan hasil panen,
          membuat Indonesia yang sempat                                            efisiensi  tenaga  kerja  dan  pupuk,   produk unggas, tidak bisa lepas dari
                                                                                   peningkatan pendapatan petani,
                                                                                                                        paparan GMO.
          mengadakan uji coba kapas transgenik                                     serta  penghematan  pada pestisida      Menghadapi tantangan ke depan,
          akhirnya menunda pengembangannya.                                        dan fungisida.                       Bambang     mengingatkan    bahwa
                                                                                                                        perubahan  iklim  akan  membawa
                                                                                      “Genom editing adalah terobosan
                                                                                   baru dalam bioteknologi. Pada tahun   dampak besar terhadap tiga aspek
                                                                                   2020, kita masih mendiskusikannya,   utama,   yaitu  lingkungan   sosial,
                   aat ini sebanyak 26 negara,   Ketahanan Pangan Nasional, di     namun     pada   Desember    2023,   ekonomi, dan ekologi. Karena itu,
                   termasuk    21    negara   Jakarta, Rabu (31/7).                kita sudah memiliki konsep posisi    manfaat    bioteknologi   terutama
                   berkembang dan 5 negara       Seperti diketahui, pengembangan   terhadap   genom    editing,”  kata  dalam     pengembangan       benih
                   maju, telah mengadopsi     kapas Bt yang merupakan hasil        Bambang.                             tahan serangga, tahan virus, tahan
                   teknologi  GMO  (Genetic   rekayasa   genetik   di   Sulawesi      Namun lanjutnya, ada perbedaan    herbisida,  peningkatan  nutrisi,  dan
        SModified               Organisme).   Selatan menjadi salah satu kasus     antara genom editing dan GMO. “Jika   peningkatan hasil  panen, sudah
          Pada tahun 2018, luas tanam GMO     cukup besar dan mencuat dalam        kita mengambil atau menata DNA       semakin dipahami.
          sudah mencapai 191 juta hektar yang   dunia bioteknologi di Indonesia.   dalam spesies yang sama, itu disebut    Menurut       Konvensi     PBB
          ditanam 17 juta petani.             Pengembangan      yang   dilakukan   genom editing. Sedangkan jika DNA    tentang Keanekaragaman Hayati,
            Bahkan di Benua Afrika sudah 11   salah satu perusahaan multinasional   diambil dari spesies lain, itu disebut   bioteknologi  didefinisikan  sebagai
          negara menerapkan regulasi GMO,     menimbulkan      pro   kontra   di   GMO,” jelasnya.                      setiap   aplikasi  teknologi  yang
          dengan kapas sebagai salah satu     masyarakat. Salah satunya adalah isu    Bambang            menekankan     menggunakan      sistem    biologis,
          produk utamanya.  Produksinya telah   lingkungan atau keamanan hayati.   pentingnya regulasi yang mengatur    organisme hidup, atau  turunannya
          berkontribusi  pada  peningkatan       Namun kini menurut Bambang,       keamanan     hayati  di  Indonesia,  untuk  membuat  atau  memodifikasi
          kebutuhan  pangan  global,  serta   telah  ada   beberapa   penerbitan   dengan UU No. 21 Tahun 2004 tentang   produk    atau    proses    untuk
          efisiensi produksi pertanian.       sertifikat  keamanan  hayati  antara   Ratifikasi Protokol Cartagena dan PP   penggunaan tertentu.
            Bagaimana dengan Indonesia?       tahun  2011  -  2022. dengan  49     No. 21 Tahun 2005 tentang Keamanan      “Jika kita berbicara mengenai
          “Indonesia    tertinggal   dalam    produk pangan. Terdiri dari kedelai,   PRG sebagai dasar hukumnya.        teknologi  informasi,  pengawasan
          penerapan    bioteknologi  akibat   jagung, tebu dan kanola. Sebanyak       “Pemerintah hadir dalam siklus    yang   lemah    dapat   berdampak
          kegagalan pengembangan kapas        16 produk pakan, dan 20 produk       ini untuk menjamin bahwa produk-     luas. Sementara itu, nanoteknologi
          sebelumnya,” kata Ketua Komisi      terkait lingkungan yang terdiri dari 6   produk hasil rekayasa genetika aman   menawarkan  manfaat besar  melalui
          Keamanan Hayati Produk Rekayasa     tanaman dan 14 vaksin hewan sudah    untuk masyarakat,” katanya. Dengan   teknologi yang sangat kecil. Di sisi
          Genetik, Bambang Prasetya saat      mendapat rekomendasi keamanan        makin    berkembangnya    komoditi   lain, bioteknologi memberikan warna
          Sarasehan  Nasional   Bioteknologi  hayati.                              hasil PRG, Bambang menilai, hampir   tersendiri  dalam   perkembangan
          sebagai  Upaya  Menangani  Krisis      Di Indonesia, menurut Bambang,    semua orang yang mengonsumsi         teknologi,” tutur Bambang. Herman/
          Pangan   Global  dan   Penguatan    beberapa    produk   PRG    seperti  produk seperti minyak goreng atau    Yul


          CropLife Indonesia:
          Potensi Besar




          Bioteknologi








          Adopsi benih
          bioteknologi sebagai                           iotech and Seeds Lead
          solusi utama untuk                             CropLife      Indonesia,
                                                         Agustine
                                                                        Christela
          memperkuat                                     Melviana   mengatakan,    adopsi teknologi bioteknologi yang
                                                         benih
                                                                     bioteknologi
          ketahanan pangan,                 Bmemiliki potensi besar                dapat    memaksimalkan     potensi
                                                                                   jagung hibrida. Saat ini dengan
          terutama di tengah                  dalam meningkatkan produktivitas     tantangan seperti cuaca  ekstrim     manfaat      benih     bioteknologi
                                                                                                             penyakit
          ancaman krisis pangan               pertanian  di  Indonesia,  khususnya   dan  serangan   hama pencapaian    dengan peningkatan produktivitas
                                                                         pangan.
                                                                                           menghambat
                                                                                   masih
                                              dalam
                                                       situasi
                                                               darurat
                                                                                                                        hingga 23,5% dibandingkan benih
          global, kini menjadi                Benih  bioteknologi  telah  terbukti   produktivitas  optimal  di  lapangan.   konvensional.
          sangat penting. Apalagi             meningkatkan          produktivitas  Data Badan Pusat Statistik (BPS)        Namun, di Indonesia, adopsi benih
          saat ini, Indonesia                 tanaman secara signifikan.           menunjukkan produktivitas jagung     bioteknologi menghadapi tantangan
                                                                                                                        yang lebih besar, terutama dalam
                                                 “Sejak tahun 1961 hingga 1980,
                                                                                   nasional pada tahun 2023 hanya
          berada di peringkat 69              produksi jagung di Indonesia masih   mencapai 5,8 ton/ha jauh dari potensi   hal persepsi publik. “Kami selalu
          dari 113 negara dalam               berkisar di angka 1,12 ton per hektar.   maksimum 10 ton/ha.              menekankan bahwa produk rekayasa
                                                                                                                        genetika yang beredar di masyarakat
                                              Namun, dengan diperkenalkannya
                                                                                      Negara seperti Filipina telah
          hal ketahanan pangan,               jagung     hibrida,   produktivitas  berhasil     mengadopsi      benih   melalui proses pengkajian yang
          di bawah rata-rata Asia             meningkat dua kali lipat menjadi     bioteknologi dengan hasil yang       sangat ketat, meliputi keamanan
                                                                                                                        pangan,  lingkungan, dan  pakan,”
                                                                                   signifikan. Saat ini, lebih dari 470.500
                                              2,94 ton per hektar,” katanya.
          Pasifik.                               Agustine menekankan perlunya      petani di Filipina telah merasakan   katanya. Herman/Yul
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12