Page 127 - Sejarah Daerah Lampung
P. 127
108
punyai bentuk tersendiri. Di samping rumah biasa terdapat rumah adat
seperti sesat yang merupakan bangunan khusus untuk upacara adat.
Oleh karena semua kebutuhan pada periode ini masih banyak
yang harus dibuat sendiri, maka segala keperluan itu harus direncana-
kan sendiri. Karena itulah pada periode kesenian yang meliputi seni ru-
pa, seni tari, dan seni sastra masih berkembang dengan baik.
Seni tari Lampung harus dipelajari oleh muda-mudi kalau ia tidak
mau tersisih dalam pergaulan. Bahkan akan menaikkan rnartabatnya
sebagai seorang gadis atau bujang. Demikian juga seni sastra yang di-
gabungkan pula dengan seni suara. Karya-karya sastra Lampung pa-
da umurnnya berbentuk puisi dan ada ju·ga prosa tetapi jwnlah yang
sudah diterbitkan tidak seberapa. Yang tergolong dalam puisi ialah :
bandung-bandung (bebandung), pantun-pantun dan campuran antara
bebadung dengan pantun.
Yang tergolong prosa ialah sarambai ( cerita-cerita panjang),
cerita pendek (carika-curita) dan keluhan jiwa (cecawan). Semua
pmgetahuan ini diperoleh melalui pendidikan tradisional, •ri lingku-
ngan keluarga atau didatangkan dari luar. Pada periode ini kesenian
khas Larnpung rnasih berkembang karena didesak oleh k'ebutuhan rna-
syarakat pada waktu itu.
D. ALAM PIKIRAN DAN KEPERCA YAAN
1. PerlcembangaD Agama
Sebagaiinana kit4'\ ketahui bahwa penduduk Lampung telah .me-
npnut agama Islam sejak ~bad ~e-16. Mungkin juga sebelum itu telah
• • \ I \ • • - •
ada yang mmganut agama Islain yang datang dan Sunuatera Barat
·: lltau daii. Ac:eh. S~-sisa kepercayaan Hindu rnasih juga melekat pada
p-dudllk i.n.>una pada·periode ini lebi'h-lebih kepercayun taiqiayul
yq ..... . dlplt Irita lihnt dari kebiasaan membakar kemmyan, jam-

