Page 80 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 80
PENGAMAT: RUU CIPTA KERJA ITU POSITIF, TAPI CELAKANYA ORANG TIDAK
SABARAN
Pengamat: RUU Cipta Kerja Itu Positif, Tapi Celakanya Orang Tidak Sabaran Laporan: Raiza
Andini Kamis, 18 Juni 2020, 22:57 WIB Ilustrasi omnibus law yang di dalamnya memuat RUU
Cipta Kerja/Net Banyak hal positif yang terkandung dalam Rancangan Undang-Undang Cipta
Kerja. Mulai dari kemudahan berinvestasi hingga penyerapan tenaga kerja.
RUU Ciptaker Bukan Ancaman, Justru Membuat Buruh Punya Nilai Tawar Pada Pemerintah
Namun demikian, tak banyak orang yang melihat secara mendalam dan terburu-buru
menjustifikasi RUU yang masuk dalam omnibus law tersebut.
"Celakanya memang orang kita tidak sabar, pengennya UU dibuat langsung berimplikasi pada
kesejahteraan mereka, ya gak bisa juga. Karena segala sesuatu itu butuh proses dan ketika kita
berbicara mengenai proses, proses itu memakan waktu," kata Pengamat Kebijakan Publik
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Leo Agustino dalam diskusi virtual 'Jaringan Bonus
Demografi bertajuk Solusi Pengangguran di Era New Normal', Kamis (18/6).
Ia menjabarkan, RUU Ciptaker memudahkan perizinan dan investasi. Dengan beragam
kemudahan, publik bisa mudah membuat usaha semdiri.
"Mudah untuk membuat pabrik, mudah untuk mendirikan perusahaan. Maka, tentunya akan
berimplikasi pada penarikan lapangan pekerjaan bagi warga masyarakat. Jadi antara
kemudahan berinvestasi dengan ketenagakerjaan ini sebetulnya ada kaitan," sambungnya.
Direktur Riset Indonesian Politics Research and Consulting ini menjelaskan, jika melihat proses
pembentukan RUU ini, maka tujuan dari RUU ini adalah untuk mederegulasi kebijakan yang
menghambat masuknya investasi di Indonesia.
"RUU ini disampaikan ketika Pak Jokowi memberikan pandangannya ketika diangkat menjadi
Presiden Indonesia untuk kedua kalinya. Dalam pembacaan naskah itu, dikatakan bahwa beliau
akan melakukan deregulasi dari sisi usaha supaya perekonomian Indonesia menjadi salah satu
dari empat kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2030-2035," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO Tag: OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA.

