Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 109

Title          TOLAK OMNIBUS LAW CIPTAKER, KSPI ENGGAN BERDISKUSI DENGAN PEMERINTAH
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      16 Februari 2020
                              https://news.detik.com/berita/4901309/tolak-omnibus-law-ciptaker-kspi- enggan-
               Page/URL
                              berdiskusi-dengan-pemerintah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak duduk bersama
               dengan pemerintah untuk membahas omnibus law RUU Cipta Kerja . KSPI
               mengatakan tidak akan pernah mau berdiskusi soal RUU ini karena mereka tegas
               menolak RUU itu.

               "Jadi kami tidak pernah diundang, tidak pernah dimintai pandangan, tidak juga
               bersedia masuk ke dalam tim. Dengan demikian, melalui kawan-kawan media,
               dengan tegas kami menyatakan tidak pernah dan tidak akan masuk ke tim Menko
               Perekonomian dalam bahasan RUU Cipta Kerja omnibus law yang drafnya sudah
               resmi disampaikan Menko Perekonomian, perwakilan pemerintah, kepada pimpinan
               DPR. KSPI tidak bertanggung jawab satu pasal pun terhadap isinya," tutur Presiden
               KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Mega
               Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (16/2).

               Said mengatakan pihaknya akan menemui pimpinan DPR untuk membahas perihal
               RUU ini. Dia menyebut banyak sekali pasal dalam RUU itu yang tidak sesuai dengan
               hak pekerja.

               "KSPI akan menempuh jalur bersama DPR untuk memberikan pandangan-
               pandangan dan masukannya dengan sebuah sikap setelah mempelajari draf.
               Akhirnya terbukti apa yang dikhawatirkan KSPI, pesangon yang dihapus, upah
               minimum yang dihapus, outsourcing yang bebas terhadap hal lainnya, dan beberapa
               hal lainnya yang terbukti benar. Oleh karena itu, KSPI menolak," tegasnya.

               "RUU ini jelas bahwa agen outsourcing resmi diberikan negara.

               Bayangin, gila, agen outsourcing berarti memperdagangkan manusia. Itu diberi
               ruang resmi sama konstitusi. Agen outsourcing nggak ada otaknya itu, pemerintah
               dan pengusaha itu, saya nggak tahu ya siapa yang dimaksud pemerintah dan
               pengusaha. Tapi kalau baca RUU itu nggak ada otak, memberi ruang orang
               memperjualbelikan dalam bentuk agen itu dikasih, dibenarkan oleh konstitusi,"
               katanya.

               "Sekarang kita jelaskan detailnya, memang di situ (draf) dibilang ada upah
               minimum, tapi itu bohong semua. Diputar-putar. Ini konseptor pembuat undang-
               undang hebat ini, dibuat pisah-pisah. Pasalnya dipecah seolah-olah di UU Nomor 13




                                                      Page 108 of 336.
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114