Page 187 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 187
Title ALASAN BURUH TOLAK OMNIBUS LAW CIKA, SALAH SATUNYA KARENA DIBAHAS DIAM-
DIAM
Media Name kumparan.com
Pub. Date 16 Februari 2020
Page/URL https://kumparan.com/kumparanbisnis/alasan-buruh-tolak-omnibus-law-cik a-salah-
satunya-karena-dibahas-diam-diam-1sqrpUZErnC
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Konfederasi Serikat Pekerjaan Indonesia (KSPI) menolak menjadi bagian dalam tim
pembahas Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Cika) yang
dibentuk oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Tim yang dibentuk berdasarkan SK Menko Perekonomian No. 121 tahun 2020 ini,
merupakan kelanjutan dari penyerahan Surat Presiden (Surpres) mengenai
Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cika)
kepada DPR pada Rabu (12/2).
Lantas, mengapa KSPI menolak masuk dalam tim pembahas tersebut?
Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan selama ini pihaknya tak pernah dilibatkan
dalam alur pembahasan RUU Omnibus Law Cika. Pihaknya pun mengaku ke
depannya enggan terlibat menjadi tim pembahas RUU tersebut.
"Jadi kami tidak pernah diundang, tidak pernah dimintai pandangan, tidak juga
bersedia untuk masuk ke dalamnya. Dengan tegas, kami menyatakan, KSPI tidak
pernah dan tidak akan, masuk ke dalam tim yang bentuk oleh Menko
Perekonomian," ujar Said Iqbal dalam konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi
Menteng, Jakarta, Minggu (16/2).
Di sisi lain, Ia menyesalkan RUU Omnibus Law Cika yang dinilai masih banyak pasal
yang tidak berpihak pada buruh. Salah satunya, ialah perlindungan pada tenaga
kerja yang tidak diakomodasi.
"Saya kebetulan pengurus pusat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Badan ILO
(International Labour Organization) berkantor di Jenewa, Swiss. Di ILO setiap
membahas bisnis itu pasti membicarakan perlindungan, itu dua sisi mata uang di
seluruh dunia. Nah, draft RUU Cipta Kerja kebalikannya, bicara investasi tapi salah
satu klasternya bicara reduksi kesejahteraan buruh," tuturnya.
Selain itu, pihaknya juga menyatakan kekecewaannya menyoal pembahasan RUU
Cipta Kerja yang dinilainya tertutup.
"(Ini) bertentangan dengan UU Keterbukaan Informasi, UU Pembuatan Peraturan
Page 186 of 336.

