Page 868 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 868
Hal ini menyusul para buruh yang mengancam akan menggelar mogok kerja nasional pada hari
ini hingga tanggal 8 Oktober 2020.
"Saya sekali lagi berharap ayo dilihat kembali secara tenang, dibaca kembali isi dari RUU Cipta
Kerja ini," ujar Ida dalam wawancara melalui siaran langsung dari program Seputar Inews yang
dikutip Suara.com , Selasa (6/10/2020).
Ida mengklaim pemerintah berusaha mengakomodir pandangan-pandangan atau aspirasi dari
serikat pekerja dan serikat buruh.
"Kami berusaha mengakomodasi sekuat mungkin pandangan aspirasi dari teman-teman serikat
pekerja dan serikat buruh," ucap dia.
Karenanya Politisi PKB itu kembali mengajak serikat pekerja atau serikat buruh dan pengusaha
untuk duduk bersama memastikan perlindungan kepada pada pekerja atau buruh.
"Saya masih tetap mengajak teman-teman untuk bertemu kembali, ada perintah dari undang-
undang ini untuk mengatur secara teknis dalam bentuk peraturan pemerintah. Saya mengajak
duduk kembali teman -teman pengusaha teman teman pekerja untuk kita rumuskan agar kita
bisa memastikan perlindungan kepada teman-teman pekerja," katanya.
Mulai Selasa (6/10/2020) hari ini 5 juta buruh mogok kerja nasional. Sebab DPR sudah
mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja jadi undang-undang, Senin (5/10/2020)
malam kemarin.
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, KSPI beserta 32
Federasi serikat buruh lainnya menyatakan dengan tegas menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja
dan akan melakukan mogok nasional dari 6 sampai 8 Oktober 2020.
"Mogok Nasional ini akan diikuti sekitar 2 juta buruh (rencananya diikuti 5 juta buruh) di 25
provinsi dan hampir 10 ribu perusahaan dari berbagai sektor industri di seluruh Indonesia, seperti
industri kimia, energi, tekstil, sepatu, otomotip, baja, elektronik, farmasi, dll," kata Said dalam
keterangan persnya.
867

