Page 863 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 863
Judul Jomplang, UU Ciptaker Dinilai Hanya Untungkan Penguasa dan
Pemburu Rente
Nama Media sindonews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://ekbis.sindonews.com/read/187470/34/jomplang-uu-ciptaker-
dinilai-hanya-untungkan-penguasa-dan-pemburu-rente-1601968210
Jurnalis Kunthi Fahmar Shandy
Tanggal 2020-10-06 14:53:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Nailul Huda (Peneliti Indef) Pemerintah seperti mempersilakan investasi apa saja masuk
tanpa ada ijin Amdal dan lain sebagainya
negative - Nailul Huda (Peneliti Indef) Ini sangat menekan kehidupan para buruh. Penghasilan
pasca mereka PHK akan menjadi lebih sedikit
negative - Nailul Huda (Peneliti Indef) Padahal setiap kota berbeda-beda biaya hidupnya
negative - Nailul Huda (Peneliti Indef) Sebetulnya lebih banyak lagi beberapa alasan kenapa kita
harus menolak UU Cipta Kerja ini. Yang jelas UU Cipta Kerja menguntungkan Pengusaha,
Penguasa, dan Pencari Rente
Ringkasan
Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) masih menuai kritik
meski sudah disahkan menjadi Undang-undang (UU). Peneliti Indef Nailul Huda mengatakan,
pengesahan UU Cipta Kerja tadi malam banyak memberikan keuntungan bagi Pengusaha,
Penguasa, dan Pencari Rente.
Setidaknya ada beberapa alasan, diantarnya pertama, kemudahan berinvestasi diterjemahkan
oleh pemerintah sebagai "tutup mata dan telinga" terhadap praktik-praktik investasi kotor.
JOMPLANG, UU CIPTAKER DINILAI HANYA UNTUNGKAN PENGUASA DAN PEMBURU
RENTE
Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) masih menuai kritik
meski sudah disahkan menjadi Undang-undang (UU). Peneliti Indef Nailul Huda mengatakan,
pengesahan UU Cipta Kerja tadi malam banyak memberikan keuntungan bagi Pengusaha,
Penguasa, dan Pencari Rente.
862

