Page 865 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 865
Judul Omnibus Law Cipta Kerja Disahkan, Dahlan Iskan : Menaker Akan Sulit
Tidur
Nama Media suara.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.suara.com/bisnis/2020/10/06/145235/omnibus-law-cipta-
kerja-disahkan-dahlan-iskan-menaker-akan-sulit-tidur
Jurnalis Iwan Supriyatna
Tanggal 2020-10-06 14:52:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Dahlan Iskan (mantan Menteri BUMN) Pemerintah sekarang ini berusaha
menyelesaikannya. Lewat penggabungan menjadi satu, UU Cipta Kerja ini. Tempulu DPR -nya
tidak rewel. Tempulu DPR lagi baik-baik kepada pemerintah
neutral - Dahlan Iskan (mantan Menteri BUMN) Tapi tenaga kerja pasti akan berontak dengan
lahirnya UU Cipta Kerja ini. Sejak awal pun pasti sudah diketahui, tanaga kerjalah yang akan
terkena langsung
neutral - Dahlan Iskan (mantan Menteri BUMN) Dikira dengan judul itu tenaga kerja akan
manggut-manggut dan berdecak kagum
negative - Dahlan Iskan (mantan Menteri BUMN) Kalau saya lebih setuju dengan blak-blakan
saja, UU Peroketan Perekonomian Nasional atau nama lain yang lebih jujur. Tujuan utamanya
toh itu, menggairahkan kehidupan ekonomi. Bahwa setelah ekonomi maju akan berdampak
terciptanya lapangan kerja itu adalah sunatullah
negative - Dahlan Iskan (mantan Menteri BUMN) Maka ke depan ini tantangannya di luar DPR
aksi buruh. Menteri ketenagakerjaan akan sulit tidur. Tapi ini sudah di luar kemampuan seorang
menteri. Ini sudah menyangkut keamanan dan kestabilan nasional
Ringkasan
Pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi undang-undang (UU) akhirnya terlaksana
pada Senin (5/10/2020). Langkah ekstra cepat pemerintah dan DPR ini terbilang kilat
dibandingkan dengan pembahasan RUU lain.
Menanggapi hal tersebut mantan Menteri BUMN era Presiden SBY, Dahlan Iskan pun buka
suara, menurut dia pemerintah sekarang sedang ingin cepat menyelesaikan persoalan peraturan
yang berbelit-belit demi menggairahkan perekonomian dengan izin yang sangat ramah buat
kalangan pengusaha.
864

