Page 901 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 901

Judul               Muncul Petisi Online Pemuka Agama Tolak Omnibus Law
                Nama Media          detik.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://inet.detik.com/cyberlife/5201858/muncul-petisi-online-pemuka-
                                    agama-tolak-omnibus-law
                Jurnalis            Agus Tri Haryanto
                Tanggal             2020-10-06 13:55:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber
              negative - Penrad Siagian (None) Seperti yang sudah diketahui, RUU Cipta Kerja mengancam
              banyak sektor, mulai dari kebebasan sipil, keadilan sosial, ekonomi, budaya dan keberlanjutan
              lingkungan hidup



              Ringkasan
              DPR telah mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja. Keputusan pengesahan  Omnibus Law
              Cipta Kerja  memicu penolakan, salah satunya datang dari pemuka agama Indonesia. Dalam
              sebuah  petisi online  yang ada di  Change.org  , para pemuka agama Indonesia ini menyuarakan
              penolakan  terhadap    Omnibus  Law    yang  dinilai  kontroversial.  Berdasarkan  pengamatan
              detikINET hari ini, Selasa (6/10/2020) petisi itu berjudul "Maklumat Pemuka Agama Indonesia:
              Tolak Omnibus Law dan Buka Ruang Partisipasi Publik" dan telah mencapai 553 ribu tandatangan
              dari target satu juta tandatangan.



              MUNCUL PETISI ONLINE PEMUKA AGAMA TOLAK OMNIBUS LAW

              DPR telah mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja. Keputusan pengesahan  Omnibus Law
              Cipta Kerja  memicu penolakan, salah satunya datang dari pemuka agama Indonesia.

              Dalam sebuah  petisi online  yang ada di  Change.org  , para pemuka agama Indonesia ini
              menyuarakan  penolakan  terhadap    Omnibus  Law    yang  dinilai  kontroversial.  Berdasarkan
              pengamatan detikINET hari ini, Selasa (6/10/2020) petisi itu berjudul "Maklumat Pemuka Agama
              Indonesia: Tolak Omnibus Law dan Buka Ruang Partisipasi Publik" dan telah mencapai 553 ribu
              tandatangan dari target satu juta tandatangan.

              Petisi yang digagas oleh Pdt. Penrad Siagian muncul di Change.org sejak Senin (5/10). Selain
              Pdt. Penrad Siagian, petisi ini juga diinsiasi oleh Prof Busryo Muqodas, Pdt. DR. Merry Kolimon,
              Ulil Absar Abdalla, Engkus Ruswana, dan Roy Murtadho.

              Dalam petisinya itu, Pdt. Penrad Siagian kaget bahwa pengesahan  Omnibus Law  dipercepat
              dari semula akan dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2020.
                                                           900
   896   897   898   899   900   901   902   903   904   905   906