Page 896 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 896

Rendahnya tingkat kepatuhan pembayaran hak pekerja itu disebut sebagai alasan pemerintah
              memangkas nilai maksimal pesangon.
              Kompas.com telah mencoba menghubungi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk
              mengetahui data terbaru tingkat kepatuhan pembayaran pesangom, namun sampai berita ini
              ditayangkan masih belum ada balasan.

              Pada  Februari  lalu,  Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mencatat,  2019,  dari  total  536
              persetujuan  bersama  PHK,  hanya  147  persetujuan  bersama  yang  membayarkan  uang
              kompensasi sesuai dengan Undang-Undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

              "Atau sekitar 27 persen. Sedangkan sisanya sebanyak 384 persetujuan bersama atau sekitar 73
              tidak  melakukan  pembayaran  kompensasi PHK sesuai  dengan  UU  13  tahun  2003,"  ujar  Ida,
              dikutip Selasa (6/10/2020).

              Berangkat  dari  data  tersebut,  pemerintah  memutuskan  untuk  mengubah  nilai  maksimal
              pesangon. Sebab, pada saat bersamaan banyak calon investor menilai angka pesangon yang
              dapat mencapai 32 kali upah jauh lebih tinggi dibanding negara lain.

























































                                                           895
   891   892   893   894   895   896   897   898   899   900   901