Page 892 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 892

Judul               Menaker Sebut Omnibus Law Jadi UU Hasil Masukan Buruh Juga
                Nama Media          viva.co.id
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://www.viva.co.id/berita/nasional/1309228-menaker-sebut-
                                    omnibus-law-jadi-uu-hasil-masukan-buruh-juga
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2020-10-06 14:23:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber
              neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Bahkan pada saat RUU Cipta Kerja telah masuk dalam tahap
              pembahasan di DPR. Sesuai arahan presiden pada tanggal 24 April 2020, pemerintah melakukan
              kembali pendalaman rumusan klaster ketenagakerjaan yang melibatkan pengusaha (APINDO)
              dengan perwakilan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh

              negative - Ida Fauziyah (politikus PKB) Pemerintah menyadari bahwa dalam proses penyusunan
              RUU Cipta Kerja, terdapat perbedaan pandangan pro-kontra. Perbedaan pandangan ini tentu
              saja merupakan hal yang wajar dalam dinamika sosial dan demokrasi. Namun demikian, pada
              akhirnya pemerintah harus memutuskan dan menyiapkan draf yang akan dibahas bersama DPR

              positive - Wagub Jateng (None) Kita telah menyaksikan bahwa proses pembahasan RUU Cipta
              Kerja  di  DPR  berjalan  dinamis,  demokratis  dan  konstruktif.  Pemerintah  menerima  banyak
              masukan dari Panja DPR sehingga menghasilkan perubahan rumusan ketentuan dalam klaster
              ketenagakerjaan



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengklaim bahwa proses penyusunan RUU
              Cipta Kerja atau  Omnibus Law  sejatinya telah melibatkan partisipasi publik. Baik, kata dia, unsur
              pekerja/buruh  yang  diwakili  serikat pekerja/serikat buruh, pengusaha, kementerian/lembaga,
              praktisi dan akademisi dari perguruan tinggi serta lembaga lainnya organisasi buruh PBB (ILO).
              Rumusan  klaster  ketenagakerjaan  yang  ada  dalam  RUU  Cipta  Kerja  saat  ini,  klaim  dia,
              merupakan inti sari dari hasil kajian pakar/ahli,  focus group discussion  (FGD), rembuk tripartit
              (pemerintah, pekerja/buruh dan pengusaha) yang sejak lama dilakukan atas beberapa materi
              ketenagakerjaan yang krusial.


              MENAKER SEBUT OMNIBUS LAW JADI UU HASIL MASUKAN BURUH JUGA

              Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengklaim bahwa proses penyusunan RUU
              Cipta Kerja atau  Omnibus Law  sejatinya telah melibatkan partisipasi publik. Baik, kata dia, unsur

                                                           891
   887   888   889   890   891   892   893   894   895   896   897