Page 890 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 890
Judul KSPI Tetap Bakal Mogok Nasional selama Tiga Hari
Nama Media jawapos.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.jawapos.com/nasional/06/10/2020/kspi-tetap-bakal-
mogok-nasional-selama-tiga-hari/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-06 14:27:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Kahar S. Cahyono (Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI) Dari semalam,
beredar surat KSPI terkait dengan pembatalan aksi mogok nasional yang akan dilakukan pada
tanggal 6, 7, 8 Oktober 2020. Kami sampaikan, bahwa surat tersebut adalah hoaks
negative - Kahar S. Cahyono (Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI) Sikap KSPI tidak
berubah. Tetap melakukan mogok nasional, sebagai bentuk protes terhadap disahkannya
Omnibus Law Cipta Kerja
neutral - Kahar S. Cahyono (Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI) Kami juga
menghimbau kepada buruh Indonesia dan elemen masyarakat yang lain untuk mengabaikan
surat tersebut
negative - Usman Hamid (Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia) Mereka yang
menentang karena substansi Ciptaker dan prosedur penyusunan UU baru ini sama sekali tidak
menjadi pertimbangan para pembuat kebijakan. Anggota dewan dan pemerintah, nampaknya
lebih memilih untuk mendengar kelompok kecil yang diuntungkan oleh aturan ini. Sementara
hak jutaan pekerja kini terancam
negative - Usman Hamid (Direktur Amnesty International Indonesia) Peristiwa penting di rapat
paripurna hari ini akan memberikan lebih banyak ruang bagi perusahaan dan korporasi untuk
mengeksploitasi tenaga kerja, dan akan berujung pada kurangnya kepatuhan pengusaha
terhadap upah minimum menurut undang-undang
Ringkasan
Beredar selebaran Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) membatalkan aksi mogok
nasional pada 6-8 Oktober 2020. Namun, Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI Kahar
S. Cahyono menegaskan, informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Kahar menegaskan, sikap
KSPI tidak berubah dan tetap akan menggelar aksi mogok nasional secara serentak di berbagai
daerah. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Pemerintah bersama DPR RI yang
889

