Page 166 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 166
Title TOLAK THR DICICIL, SERIKAT BURUH ANGGAP PENGUSAHA DIMANJAKAN
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 07 Mei 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200507120701-92-501002/tolak-th r-dicicil-
Page/URL
serikat-buruh-anggap-pengusaha-dimanjakan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kelompok Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) merasa buruh akan dirugikan dengan
diizinkannya perusahaan swasta menunda atau menyicil pembayaran Tunjangan
Hari Raya (THR) Keagamaan paling lambat hingga akhir 2020 yang diatur lewat
Surat Edaran (SE) Kementerian Ketenagakerjaan.
Presiden KSPI Said Iqbal mengkritik Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang
semestinya melakukan penegakan hukum terhadap perusahaan yang tidak
membayar THS sesuai dengan kewajibannya, bukan memberi ruang agar THR
dicicil.
"Sesuai dengan namnya, THR diberikan sebelum hari raya. Kalau sesudah, tidak
punya makna," kata Presiden KSPI Said Iqbal kepada CNNIndonesia.com, Kamis
(7/5).
Said mengingatkan THR sangat penting bagi buruh di masa pandemi Covid-19
sekaligus bisa membantu perekonomian negara karena kegiatan ekonomi
berlangsung.
Lebih lanjut dijelaskan Said, THR semestinya dibayar 100 persen selambatnya H-7
sebelum Lebaran.
Bagi pekerja yang telah bekerja minimal satu tahun, dia berkata, dibayar minimal
satu kali gaji dan kurang dari setahun dibayar secara proporsional.
"Termasuk bagi pekerja yang dirumahkan, yang diliburkan, bahkan bagi pekerja
yang di PHK dalam rentang waktu 30 hari sebelum lebaran itu aturannya
mendapatkan THR," ujarnya
'Pengusaha dimanjakan'
Ketua Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah menyampaikan
pihaknya juga kecewa dengan kebijakan yang dibuat oleh politisi Partai Kebangkitan
Bangsa tersebut.
Dia mengatakan SE itu membuat perusahaan ingkar dalam menjalankan aturan
hukum dan Undang-Undang.
Page 165 of 276.

