Page 168 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 168
Title INI POIN-POIN PENTING DALAM SURAT EDARAN MENAKER SOAL THR BISA DICICIL ATAU
DITUNDA
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 07 Mei 2020
Page/URL https://nasional.kontan.co.id/news/ini-poin-poin-penting-dalam-surat-e daran-menaker-
soal-thr-bisa-dicicil-atau-ditunda
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tekah menerbitkan surat edaran Menteri
Ketenagakerjaan nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian
Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pendemi
Covid-19.
Melalui surat tersebut, Menaker meminta agar Gubernur memastikan perusahaan
agar membayar THR keagamaan kepada pekerja/buruh sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Meski begitu, kepada perusahaan yang tidak mampu membayar THR keagamaan
pada waktu yang ditentukan, Menaker meminta agar ditemukan solusi, dimana
solusi tersebut diperoleh melalui dialog antara perusahaan dan pekerja/buruh.
"Proses dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi dengan laporan
keuangan internal perusahaan yang transparan dan itikad baik untuk mencapai
kesepakatan," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dalam surat edaran yang
dikutip Kontan, Kamis (7/5).
Terdapat berbagai poin yang dapat disepakati, yakni pemberian THR bisa dilakukan
secara bertahap atau ditunda. Hal tersebut tercantum dalam poin 2 huruf a dan
huruf b.
"Bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu yang
ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan maka pembayaran
THR dapat dilakukan secara bertahap," demikian isi huruf a poin nomor 2.
Adapun, dalam huruf b disebutkan, bila perusahaan tidak mampu membayar THR
sama sekali pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan perundang-undangan
maka pembayaran THR dapat dilakukan penundaan sampai dengan jangka waktu
Page 167 of 276.

