Page 156 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 156

Title          PRODUSEN ES KRIM AICE PHK 620 BURUH
               Media Name     cnnindonesia.com
               Pub. Date      06 Maret 2020
                              https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200306071410-92-480978/produsen -es-krim-
               Page/URL
                              aice-phk-620-buruh
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative





























               Jakarta - PT Alpen Food Industry (AFI) yang merupakan produsen es krim merek
               AICE  melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (  PHK  ) terhadap sekitar 620
               karyawan. Jumlah karyawan tersebut terdiri dari karyawan tetap sebanyak 595
               orang, karyawan kontrak 22 orang, dan pekerja  outsourcing  (alih daya) 3 orang.


                Juru Bicara Serikat Buruh Demokratik Kerakyatan (F-SEDAR) Sarinah
               mengungkapkan alasan PHK tersebut lantaran perusahaan menilai para buruh
               melakukan mogok kerja secara tidak sah. Aksi tersebut dilakukan pada 21-28
               Februari 2020 lalu.

                "Mereka menganggap (mogok) kami tidak sah karena tidak ada risalah perundingan
               yang menyatakan deadlock (jalan buntu). Tetapi, menurut kami selama ini
               perusahaan keliru menginterpretasikan frasa 'mengalami jalan buntu'," katanya,
               Kamis (6/3).

                  Untuk diketahui, perihal mogok kerja diatur dalam Keputusan Menteri Tenaga
               Kerja dan Transmigrasi Nomor 232 Tahun 2003 tentang Akibat Hukum Mogok Kerja
               yang Tidak Sah. Pasal 2 menyebutkan mogok kerja merupakan hak dasar buruh
               yang dilakukan secara sah, tertib, dan damai sebagai akibat gagalnya perundingan.

                 Pasal selanjutnya menyebutkan mogok kerja tidak sah apabila bukan akibat
               gagalnya perundingan. Kemudian, pasal 4 menjelaskan ketentuan gagalnya
               perundingan, yakni tidak tercapainya kesepakatan penyelesaian perselisihan
               hubungan industrial karena beberapa penyebab.







                                                      Page 155 of 192.
   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161