Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 62
Susiwijono mengatakan, konteks keterlibatan itu adalah pemerintah meminta
masukan kepada pihak baru untuk internal pemerintah dalam menyusun draf
Omnibus Law RUU Cipta Kerja. "Konteksnya, bangun pemahaman. Kalau sosialisasi
memang belum ada," ucapnya di kantornya, Jakarta, Senin (20/1).
Susiwijono menuturkan, sosialisasi belum dilakukan karena pemerintah sendiri baru
menyelesaikan draf Omnibus Law RUU Cipta Kerja bersama naskah akademisnya
pada Ahad (19/1) malam. Artinya, pemerintah masih perlu menyelaraskan regulasi
dan segala perdebatan di tingkat internal, sehingga belum dapat diumumkan secara
terbuka.
"Kita akan undang semua stakeholder, itu semua sudah dipikirin," ujar Susiwijono.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memastikan Omnibus Law RUU Cipta Kerja
akan memperkuat perlindungan bagi pekerja atau buruh. Meskipun, kata Ida, tujuan
dirancangnya UU tersebut untuk menciptakan lapangan kerja melalui
pengembangan investasi
"Di dada kami ada buruh. Kita fokus pada penciptaan lapangan pekerjaan dan
peningkatan pelindungan serta kesejahteraan pekerja dalam Omnibus Law," ujar
Ida dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (10/1).
Page 61 of 174.

