Page 92 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 92

Title          MENAKER: TERDAPAT 2,25 JUTA ANGKATAN KERJA BARU PER TAHUN
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      20 Februari 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1309130/menaker-terdapat-225-juta-an gkatan-
               Page/URL
                              kerja-baru-per-tahun
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah menyebutkan
               terdapat sekitar 2,25 juta angkatan kerja baru setiap tahunnya di Tanah Air,
               sementara Indonesia masih mempunyai tanggungan 7.050.000 pengangguran
               berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2019.

               "Setiap tahun ada 2,25 juta angkatan baru, belum lagi yang masih menganggur
               sehingga kita perlu memecahkan masalah ketenagakerjaan ini bagi mereka yang
               belum bekerja," kata dia di Jakarta, Kamis.

               Selain angkatan kerja baru dan jumlah pengangguran tersebut, ia menyebutkan
               terdapat pula 8,14 juta kelompok setengah penganggur. Kemudian, 28,41 juta
               pekerja paruh waktu.

               "Jadi ini banyak jumlahnya. Sementara yang bekerja penuh sampai sekarang
               datanya berada pada angka 45,84 juta," ujar dia.

               Terkait data tersebut, jumlah penduduk yang bekerja pada kegiatan informal
               tercatat 70,49 juta atau sekitar 55,70 persen dari total keseluruhan penduduk yang
               bekerja.

               Dari struktur ketenagakerjaan, ia menjelaskan solusi untuk angka-angka tersebut
               tidak mudah. Oleh karena itu, perlu upaya bersama-sama antara pemerintah pusat
               dan daerah agar bisa memecahkan persoalan itu.

               Menurutnya, semua pihak sepakat bahwa ini persoalan pengangguran, setengah
               pengangguran serta angkatan kerja baru yang butuh pekerjaan harus diselesaikan.

               Untuk mengatasi persoalan tersebut, usaha yang bisa dilakukan ialah dengan
               memperluas lapangan kerja melalui pemberian kesempatan kerja serta fasilitas
               kemudahan berusaha. Kesempatan tersebut, kata dia, tentunya dengan syarat tetap
               menjaga perlindungan dari para pekerja atau buruh dan hal itu tidak boleh
               dikesampingkan.

               "Kita ingin kesempatan yang baru untuk mereka. Tapi yang harus kita ingat ialah
               tetap menjadikan perlindungan sebagai hal utama bagi mereka yang sudah eksis
               bekerja," ujarnya. Pewarta: Muhammad Zulfikar Editor: Erafzon Saptiyulda AS
               COPYRIGHT (c)2020 .




                                                       Page 91 of 174.
   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97