Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 93
Title PEMERINTAH UPAYAKAN SERAP TIGA JUTA TENAGA KERJA MELALUI OMNIBUS LAW
Media Name antaranews.com
Pub. Date 20 Februari 2020
https://www.antaranews.com/berita/1308990/pemerintah-upayakan-serap-ti ga-juta-
Page/URL
tenaga-kerja-melalui-omnibus-law
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kami memang ingin memperluas lapangan kerja buat yang menganggur dan
angkatan kerja baru Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemnaker) RI memperkirakan omnibus law Cipta Kerja mampu menyerap tenaga
kerja hingga tiga juta jiwa per tahun.
"Kalau sekarang ini kan per tahun kira-kira bisa menciptakan 2,5 juta. Kita berharap
dengan omnibus law ini bisa menaikkan 2,7 juta hingga tiga juta tenaga kerja," kata
Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziyah di Jakarta, Kamis.
Terkait dengan sejumlah pasal yang dianggap kontroversi dan kemungkinan hak-
hak buruh yang berpotensi dicuri dengan kehadiran omnibus law, pemerintah masih
melakukan kajian mendalam. Ida menjelaskan Kemnaker telah berusaha karena
yang masuk ke omnibus law tersebut tidak hanya Undang-Undang 13 Tahun 2013
tetapi ada juga Undang-Undang BPJS dan lainnya karena sebagai bentuk
perlindungan.
"Kami memang ingin memperluas lapangan kerja buat yang menganggur dan
angkatan kerja baru," katanya.
Ia mengatakan setiap tahun tercatat 2,5 juta angkatan kerja baru yang
membutuhkan lapangan pekerjaan. Kehadiran omnibus law Cipta Kerja diharapkan
mampu mengatasi masalah itu sekaligus memberikan perlindungan kepada yang
sedang eksis bekerja. Terkait dengan hitungan atau pengaturan upah yang akan
diterima oleh pekerja, politikus PKB tersebut mengatakan hal itu diatur atau
ditetapkan oleh gubernur di masing-masing daerah.
"Jadi upah itu ada upah minum provinsi kemudian ada upah untuk usaha padat
karya dan upah bagi usaha mikro kecil," katanya.
Pada kesempatan terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga
Hartarto menyebutkan UU Cipta Kerja bakal mendongkrak pendapatan per kapita
warga Indonesia yang saat ini Rp4,6 juta per bulan menjadi sekitar Rp7 juta per
bulan.
"Sekarang ini pendapatan Indonesia per kapita Rp4,6 juta per bulan. Diharapkan
dengan diketoknya UU Cipta Kerja, maka ini akan memperbaiki simplifikasi,
harmonisasi regulasi dan perizinan," kata dia.
Pewarta: Muhammad Zulfikar Editor: M. Hari Atmoko COPYRIGHT (c)2020 .
Page 92 of 174.

