Page 94 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 94

Title          MENAKER MINTA PEKERJA DAN BURUH BERI MASUKAN SOAL RUU CIPTA KERJA
               Media Name     beritasatu.com
               Pub. Date      20 Februari 2020
                              https://www.beritasatu.com/ekonomi/601361/menaker-minta-pekerja-dan-bu ruh-beri-
               Page/URL
                              masukan-soal-ruu-cipta-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Pekerja dan buruh tidak perlu turun ke jalan untuk menolak draf RUU Omnibus
               Cipta Kerja. Pasalnya, Menaker Minta Pekerja dan Buruh Beri Masukan Soal RUU
               Cipta Kerja masih bersifat draf yang perlu masukan dari berbagai pihak termasuk
               pekerja dan buruh.

               "Ayo silahkan memberi masukan. Beri juga masukan dalam menyusun aturan
               turunan dari UU itu nanti," kata Menteri Tenaga Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah,
               dalam acara rapat koordinasi kepala dinas ketenagakerjaan Provinsi se-Indonesia
               tentang RUU Cipta Kerja Substansi Ketenagakerjaan di Jakarta, Kamis (21/2/2020).

               Ia mengatakan, Omnibus Law Cipta Kerja diperlukan untuk menata ulang ketentuan
               ketenagakerjaan yang berfokus pada upaya penciptaaan lapangan kerja yang
               seluas-luasnya dengan tetap menjaga perlindungan bagi pekerja/buruh.

               Ia mengatakan, persoalan ketenagakerjaan bukan hanya terkait dengan pemenuhan
               kerja layak bagi pekerja/buruh yang bekerja saja baik di sektor formal maupun
               informal, tetapi juga menyangkut bagaimana memecahkan persoalan tenaga kerja
               yang belum bekerja dan pekerja/buruh yang mengalami pemutusan hubungan
               kerja.

               Dari data Satuan Tenaga Kerja Nasional (Sakernas) Badan Pusat Statistik (BPS)
               2019, menyatakan, masih terdapat 7,05 juta pengangguran, 2,24 juta angkatan
               kerja baru, 8,14 juta kelompok setengah penganggur, dan 28,41 juta pekerja paruh
               waktu (45,84 juta angkatan kerja yang bekerja tidak penuh.

               Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja pada kegiatan informal sebanyak
               70,49 juta orang atau sama dengan 55,72% dari total penduduk yang bekerja.

               Dari struktur ketenagakerjaan tersebut, kita tahu ini tidak mudah dan oleh karena
               itu perlu upaya bersama untuk memecahkan persoalan tersebut.

               Menurut Ida, untuk mengatasi persoalan tersebut, upaya yang bisa dilakukan adalah
               dengan memperluas lapangan kerja melalui pemberian kesempatan dan fasilitas
               kemudahan berusaha dengan tetap menjaga perlindungan terhadap pekerja/buruh
               yang bekerja.

               Selain itu upaya reformasi birokrasi, penyederhanaan perizinan, dan perubahan
               regulasi juga diperlukan untuk dapat menciptakan ekosistem berusaha dan bekerja



                                                       Page 93 of 174.
   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99