Page 155 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 155

Judul               Menaker Sebut Rata-rata Kenaikan Upah Minimum 1,09 Persen, Buruh
                                    Siap-siap Kecewa
                Nama Media          bizlaw.id
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://bizlaw.id/read/49978/Menaker-Sebut-Rata-rata-Kenaikan-Upah-
                                    Minimum-109-Persen-Buruh-Siap-siap-Kecewa
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-11-16 21:21:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Ini rata-rata nasional. Tentu sekali lagi kita
              tunggu para gubernur. Data BPS sudah kami sampaikan ke para gubernur. Nanti pada saatnya
              gubernur akan menetapkan. Tapi simulasi secara nasional itu kenaikannya 1,09 persen

              neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Karena 21 November merupakan hari libur
              nasional maka penetapannya harus dilakukan paling lambat satu hari sebelumnya, yaitu tgl 20
              November 2021



              MENAKER SEBUT RATA-RATA KENAIKAN UPAH MINIMUM 1,09 PERSEN, BURUH
              SIAP-SIAP KECEWA

              Kementerian Ketenagakerjaan melansir rata-rata kenaikan upah minimum provinsi sebesar 1,09
              persen. Hal itu berdasarkan simulasi dari data Badan Pusat Statistik.

              "Ini  rata-rata  nasional.  Tentu  sekali  lagi  kita  tunggu  para  gubernur.  Data  BPS  sudah  kami
              sampaikan  ke  para  gubernur.  Nanti pada  saatnya  gubernur  akan  menetapkan.  Tapi  simulasi
              secara nasional itu kenaikannya 1,09 persen," kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam
              konferensi pers virtual Selasa, 16 November 2021.

              Hal itu, kata dia berdasarkan Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan aturan
              turunannya yaitu PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

              Ida memastikan bahwa gubernur harus menetapkan UMP paling lambat 20 November 2021.

              "Karena 21 November merupakan hari libur nasional maka penetapannya harus dilakukan paling
              lambat satu hari sebelumnya, yaitu tgl 20 November 2021," kata Ida.

              Setelah menetapkan UMK, maka kata dia, harus dilakukan paling lambat 30 November 2021 dan
              dilakukan setelah penetapan UMP. Hal ini juga telah tegaskan kembali oleh Menteri Dalam Negeri


                                                           154
   150   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160