Page 169 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2019
P. 169
kalau ada apa-apa dengan kamu, kamu tuh nggak ada asuransi yang mengklaim
kamu".
Kedua secara mental. Pas aktivitas liburan, mereka jadi was-was, nggak tahu harus
ke mana, yang biasanya ke Victoria Park kemudian harus pinda. Mereka harus
menjadwalkan ulang kegiatannya, padahal kan kami juga perlu waktu libur.
Kemudian demonstrasi di Hongkong itu juga membuat setiap keluarga (warga lokal)
ada konflik. Ada yang pro pemerintah dan pro demokrasi, kemudian mereka ada
yang berantem, itu juga mempengaruhi emosi mereka terhadap pekerja rumah
tangganya. Mereka tuh kadang udah capek urusan itu larinya, pelampiasan
emosionalnya, ke pekerja rumah tangga. Jadi banyak PRT yang juga mengeluh stres
karena majikannya lebih banyak marah-marah.
Pada Senin (2/12), Otoritas Hong Kong akhirnya memulangkan Yuli Riswati, setelah
menahannya sejak 4 November 2019. Deportasi Yuli menuai banyak tanya. Otoritas
Hong Kong yang menyebut Yuli dipulangkan karena overstay dianggap janggal. Tak
ayal deportasi Yuli diduga terkait aktivitasnya menulis soal demonstrasi pro-
demokrasi di Hong Kong.
Bagaimana kronologi Anda ditahan oleh pihak Imigrasi Hong Kong?
Kronologinya pada tanggal 23 September ada empat petugas imigrasi datang ke
rumah majikan, mengetuk pintu, bertamu, kemudian menanyakan bahwa saya
sudah overstay. Kami baru kaget, inget, kemudian saya mengambil dokumen, dan
menemukan bahwa memang ternyata izin kerja saya cuma sampai 27 Juli.
Untuk kasus pekerja rumah tangga migran di Hong Kong, ketika memberikan izin
tinggal, pihak imigrasi akan mengacu pada masa berlakunya paspor. Waktu itu
kontrak kerja baru saya yang dua tahun, baru berjalan beberapa bulan, karena
paspor saya juga hanya berlaku beberapa bulan. Jadi mereka memberi saya izin
tinggal tidak sampai dua tahun. Saya mengingatnya itu sampai dua tahun. Jadi
ketika saya sudah membuat paspor baru atau membuat perpanjangan paspor baru,
saya lupa untuk membuat visa baru di imigrasi.
Sebenarnya untuk kasus seperti itu, kasus yang sama yang saya alami, banyak
dialami pekerja rumah tangga migran di Hong Kong, dan itu biasanya cukup
diselesaikan dengan pihak pekerja dan majikan meminta maaf kepada Imigrasi
Wanchai. Pihak Imigrasi Wanchai akan memberikan visa baru sebagai perpanjangan
visa. Cukup seperti itu. Tapi untuk kasus saya ternyata ada perbedaan sangat jauh.
Tanggal 23 September saya didatangi pihak imigrasi kemudian dibawa ke kantor
imigrasi untuk investigasi. Dari jam 5 sore sampai jam 12 malam. Kemudian jam 12
malam saya diperbolehkan pulang ke rumah majikan dengan membayar jaminan
500 dolar Hong Kong. Waktu itu investigasinya cukup menanyakan tentang
mengapa saya lupa memperpanjang visa. Setelah itu, saya kembali ke rumah
majikan.
Page 168 of 176.

