Page 297 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 297
Ia melanjutkan, TPT tertinggi berikutnya disumbang lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA)
sebesar 6,12 persen. Menurutnya, situasi ini menggambarkan masih terjadi permasalahan titik
temu antara tawaran tenaga kerja lulusan SMK/SMA di Jatim dengan tenaga kerja yang diminta
di pasar kerja.
Sebaliknya, lanjut Dadang, TPT terendah disumbang lulusan pendidikan tingkat SD ke bawah,
yang hanya 1,50 persen dari total pengangguran di Jatim. Dikatakan, penduduk dengan
pendidikan rendah cenderung lebih mudah menerima tawaran pekerjaan apa saja tanpa banyak
mengajukan persyaratan.
Rinciannya, penduduk bekerja dengan pendidikan SD ke bawah sebanyak 9,65 juta orang atau
45,28 persen. Kemudian lulusan SMP 3,75 juta orang atau 17,61 persen, SMA sebanyak 3,22
juta orang atau 15,10 persen, dan SMK 2,50 juta orang atau 11,74 persen.
[geh].
296

