Page 294 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 294

KNPI DUMAI: RENCANA PERTAMINA DATANGKAN TKA CIDERAI RASA KEADILAN

              Kegiatan pemeliharaan dan mengembalikan kondisi kilang atau biasa disebut Turn Around (TA)
              di  Kilang  Minyak  Putri  Tujuh  Pertamina  RU  II  Dumai  Provinsi  Riau  dikabarkan  bakal
              mendatangkan sekitar seratusan tenaga kerja asing (TKA). Terkait ini, Ketua Komite Nasional
              Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Guspian menilai masuknya TKA sangat menciderai rasa
              keadilan  buruh  lokal  karena  harusnya  lapangan  pekerjaan  tersedia  diberikan  kepada  warga
              tempatan.
              "Kita sayangkan rencana kedatangan TKA dalam kegiatan maintenancePertamina ini, apalagi di
              tengah  kondisi  pandemi  COVID-19,  harusnya  lapangan  pekerjaan  untuk  warga  lokal,"  kata
              Guspian kepada wartawan, Jumat.

              Di masa pandemi virus corona ini, menurutnya, orang asing tidak boleh masuk ke Indonesia
              dan sebaliknya orang Indonesia tidak boleh pergi ke luar negeri, sehingga sangat miris ketika
              mengetahui rencana 100 TKA justru akan didatangkan. KNPI Dumai juga menilai penjelasan
              Disnaker setempat terkait kedatangan TKA ini juga tidak tepat, karena di dalam undang undang
              ketenagakerjaan,  setiap  satu  pekerja  asing  wajib  ada  tenaga  kerja  Indonesia  sebagai
              pendamping, bertujuan untuk alih teknologi dan alih keahlian dari TKA.

              Bahkan,  Disnaker  juga  wajib  laksanakan  pendidikan  dan  pelatihan  kerja  bagi  tenaga  kerja
              Indonesia sesuai dengan kualifikasi jabatan yang diduduki oleh TKA, agar terjadi peralihan posisi
              pekerja asing ke pekerja lokal atau transfer of job dan transfer of knowledge.

              "Disnaker wajib melaksanakan pendidikan dan pelatihan kerja bagi tenaga kerja lokal sesuai
              dengan  kualifikasi  jabatan  yang  diduduki  oleh  pekerja  asing,  sehingga  pekerjaan  TKA  bisa
              dikerjakan tenaga kerja asal Indonesia," sebut Guspian.
              KNPI Kota Dumai juga menyayangkan jika rencana Pertamina mendatangkan TKA ini mendapat
              izin dari Pemerintah Kota Dumai, dan meminta Walikota Zulkifli AS untuk mengambil tindakan
              tegas menolak.

              Kepala Bidang Penempatan Disnaker Kota Dumai Muhammad Fadli kepada wartawan di Dumai
              mengatakan bahwa kedatangan TKA ini tidak bisa ditolak, karena kewenangan daerah hanya
              menerima laporan berapa jumlah orang dipekerjakan.

              "Tidak ada kewenangan kita untuk menolak sebab perizinan langsung diatur oleh Pemerintah
              Pusat,  sesuai  Permenaker  Nomor  10  Tahun  2018  tentang  tata  cara  penggunaan  TKA  dan
              Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang penggunaan TKA," kata Fadli.

              Sementara,  Manager  Humas  Pertamina  RU  II  Dumai  Brasto  Galih  Nugroho  menyebut,
              penggunaan  tenaga  kerja  asing  untuk  pekerjaan  berhubungan  dengan  peralatan  yang
              didatangkan dari luar, atau sebagai ahli dan operator alat.

              Rencana TKA bekerja ini juga sudah dikoordinasikan dengan Walikota Dumai Zulkifli AS dan
              pimpinan instansi terkait lain, namun dalam pekerjaan TA dimulai Oktober 2020 nanti tetap
              memprioritaskan pekerja lokal.

              "Ada peralatan dari luar didatangkan pemenang, dan pekerja asing ini sebagai ahli atau operator
              alat. Prioritas tetap tenaga kerja lokal sesuai peraturan ketenagakerjaan berlaku," kata Brasto.

              Dia  memastikan  dalam  kegiatan  TA  ini,  seluruh  prosedur  ketenagakerjaan  akan  dipatuhi,
              termasuk dengan menjalankan protokol kesehatan COVID-19 dan unsur kesehatan keselamatan
              kerja (K3).



                                                           293
   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298   299