Page 32 - HANDOUT DIGITAL PENDAHULUAN FISIKA KUANTUM
P. 32
informasi radiografi dengan berkas partikel bermuatan . Baru-baru ini, informasi hamburan dari muon
sinar kosmik telah terbukti menjadi metode radiografi yang berguna untuk aplikasi keamanan dalam
negeri. Beberapa hamburan dapat didefinisikan sebagai ketika ketebalan meningkat dan jumlah
interaksi menjadi tinggi dispersi sudut dapat dimodelkan sebagai Gaussian. Dimana bagian dominan
dari distribusi sudut-kutub hamburan ganda adalah:
1 (− 2 2 )
= 2 0 2 2 0 ….(2.20)
Pendekatan Fermi, di mana θ adalah sudut kutub dan θ 0 adalah sudut hamburan berganda,
diberikan oleh:
14.1
= √ ….(2.21)
0
0
Momentum muon dan kecepatan masing-masing adalah p dan β , dan adalah panjang
0
radiasi untuk material. Ini perlu digabungkan dengan spektrum momentum sinar kosmik untuk
menggambarkan distribusi sudut. Gambar tersebut kemudian dapat direkonstruksi dengan
menggunakan GEANT4 (Program untuk simulasi perjalanan partikel melalui materi) . Proses ini
termasuk vektor input dan output, di dan keluar untuk setiap partikel insiden. Fluks insiden
yang diproyeksikan ke lokasi inti digunakan untuk menormalkan radiografi transmisi (metode
atenuasi). Dari sini perhitungan dinormalisasi untuk sudut puncak fluks.
Pencitraan Limbah Nuklir dengan Muon Tomografi
Teknik tomografi dapat berguna untuk karakterisasi limbah nuklir non-invasif dan untuk
penghitungan bahan nuklir dari bahan bakar bekas di dalam tempat penyimpanan kering. Muon
kosmik dapat meningkatkan akurasi data limbah nuklir dan Dry Storage Containers (DSC). Pencitraan
DSC melebihi target deteksi IAEA (Organisasi internasional yang berusaha untuk mempromosikan
penggunaan teknologi nuklir secara damai) untuk akuntansi bahan nuklir. Di Kanada, bahan bakar
nuklir bekas disimpan di tempat yang besar (ruang bahan bakar atau penyimpanan basah) untuk jangka
waktu 10 tahun untuk menyediakan pendinginan radioaktif yang cukup. Tantangan dan masalah untuk
karakterisasi limbah nuklir secara singkat, yaitu:
• Sampah sejarah. Aliran limbah yang tidak dapat dilacak menimbulkan tantangan untuk
karakterisasi. Berbagai jenis limbah dapat dibedakan: tangki berisi cairan, fasilitas fabrikasi yang
akan didekontaminasi sebelum dinonaktifkan , tempat penyimpanan limbah sementara, dll.
• Beberapa bentuk limbah mungkin sulit atau tidak mungkin untuk diukur dan dikarakterisasi yaitu,
penghasil alfa / beta yang dienkapsulasi, limbah yang sangat terlindung.
• Pengukuran langsung, yaitu uji destruktif, tidak dimungkinkan dalam banyak kasus dan teknik Uji
Non-Destruktif (NDA) diperlukan, yang seringkali tidak memberikan karakterisasi yang
konklusif.
• Homogenitas limbah perlu dikarakterisasi (misalnya Lumpur dalam tangki, homogenitas dalam
limbah semen, dll.).
• Kondisi limbah dan kemasan limbah: kerusakan kontainmen, korosi, rongga, dll.
27
HANDOUT DIGITAL MATERI MEKANIKA KUANTUM & ATOM HDROGEN