Page 99 - BAHAN AJAR MSDM ORGANISASI PUBLIK BY JANDRY P. Z RATU KADJA, SE.,M.Si
P. 99

94 | Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi Publik
                                             10



                       PENATAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)




            1.   Pendahuluan
                    Maju mundurnya sebuah bangsa atau negara amat bergantung
            pada baik buruknya administrasi (Wilson), baik buruknya administrasi
            amat bergantung pada kinerja aparatur negara; dan tidak ada satu hal
            untuk abad modern sekarang ini yang lebih penting dari administrasi.
            Kelangsungan  hidup  pemerintahan  yang  beradab  dan  malahan
            kelangsungan   hidup    dari    peradaban    itu    sendiri    akan    sangat
            bergantung     atas    kemampuan      kita   untuk     membina     dan
            mengembangkan suatu filsafat administrasi yang mampu memecahkan
            masalah-masalah   masyarakat   modern   (Charles   A   Beard,   dalam
            Lepawsky, 1960).
                    Pernyatan yang telah berusia puluhan tahun di atas hingga saat
            ini  masih  diakui  kebenarannya  terutama  dari  perspektif  administrasi
            publik  yang  berupaya  mencapai  tujuan  negara  dengan  melalukan
            kolaborasi  antara  sektor  pemerintah,  swasta  dan  masyarakat  sipil
            melalui berbagai kebijakan yang manusiawi dan berkeadilan.
                    Kolaborasi  ketiga sektor (unsur) administrasi publik itu sendiri
            hingga  saat  ini  masih  tidak  sesuai  harapan,  aparatur  negara  yang
            dalam hal ini diwakili oleh pegawai negeri sipil (PNS) yang diharapkan
            menjadi inisiator, motivator dan dinamisator dalam  kolaborasi tersebut
            berkinerja  buruk  sehingga  belum  mampu  mengemban  amanah  yang
            dipikulkan  dan  belum  mampu  memenuhi  sebagian  besar  tuntutan
            kebutuhan pelayanan masyarakat.
                    Untuk  dapat  melakukan  kolaborasi  dengan  sektor  swasta  dan
            masyarakat  sipil,   pegawai   negeri   sipil   dituntut   untuk   bertindak
            profesional   dengan    bekerja   berdasarkan    nilai-nilai   kejujuran,
            kebenaran,      dan     disiplin   serta    nilai    keadilan       dalam
            mengimplementasikan berbagai kebijakan publik.
            2.   Masalah
                    Ketidakhadiran  nilai-nilai  kejujuran,  kebenaran,  dan  disiplin
            serta   keadilan tersebut di atas pada setiap individu PNS diduga kuat
            sebagai  penyebab  antara  dari  sekian  banyak  penyebab  buruknya
            kinerja  PNS,  sedang  penyebab  utamanya  adalah  buruknya  sistem
            manajemen    sumber  daya    aparatur    sehingga    secara    signifikan
            berdampak  pada  lemahnya  daya  saing  nasional.  Reformasi  birokrasi
            bidang  penataan  organisasi,  penataan  tata  laksana,  penguatan
            pengawasan,  dan  penguatan  akuntabilitas  kinerja,  serta  peningkatan
            kualitas   pelayanan  publik   tidak   optimal   atau   bahkan   mengalami
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104