Page 26 - E-Modul-27-11-24
P. 26

Kunci  jawaban  adalah  jawaban  yang  benar  sedangkan  pengecoh  merupakan  jawaban

                      yang tidak benar. Adapun macam-macam tes pilihan ganda, diantaranya:
                        1.  Pilihan ganda biasa (dilengkapi atau menjawab pokok soal dengan 4-5 pilihan).
                        2.  Hubungan antara hal (sebab akibat), tes ini terdiri dari dua kalimat yaitu satu kalimat
                          pernyataan dan satu kalimay alasan.

                        3.  Analisa kasus.
                        4.  Membaca diagram, tabel, gambar atau grafik.
                        5.  Asosiasi pilihan ganda, tes ini sama halnya degan tes pilihan ganda perbedaannya
                          pada asosiasi pilihan ganda kemungkinan jawaban bisa lebih dari satu. Sedangkan

                          pada pilihan ganda biasa hanya memiliki satu jawaban yang tepat.
                             Soal  pilihan  ganda  mempunyai  keunggulan  dan  keterbatasan,  yaitu  sebagai
                        berikut:
                        Keunggulan soal pilihan ganda sebagai berikut:

                          a.  Mengukur berbagai jenjang kognitif.
                          b.  Penskorannya  mudah,  cepat,  objektif,  dan  dapat  mencakup  ruang  lingkup
                             bahan/materi/pokok bahasan yang luas.
                          c.  Bentuk  ini  sangat  tepat  untuk  ujian  yang  pesertanya  sangat  banyak  atau  yang
                             sifatnya massal

                        Keterbatasan soal pilihan ganda sebagai berikut:
                          a.  Memerlukan waktu yang relatif lama untuk menulis soalnya.
                          b.  Sulit membuat pengecoh yang homogen dan berfungsi.
                          c.  Terdapat peluang untuk menebak kunci jawaban

                            Kaidah yang perlu diperhatikan dalam penulisan soal pilihan ganda adalah materi,
                      konstruksi, dan bahasa.
                        1)  Materi
                              a.  Soal harus sesuai dengan indikator.
                              b.  Pilihan jawaban harus homogen dan logis dari segi materi.

                              c.  Soal harus mempunyai satu jawaban yang benar.
                        2)  Konstruksi
                              a.  Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.
                              b.  Rumusan  pokok  soal  dan  pilihan  jawaban  harus  merupakan  pernyataan

                                  yang berkaitan dengan materi yang diukur.
                              c.  Pokok soal tidak memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar.
                              d.  Pokok soal tidak mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda.
                              e.  Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama.
                              f.  Pilihan  jawaban  tidak mengandung  pernyataan, “Semua  pilihan  jawaban  di

                                  atas salah”, atau “Semua pilihan jawaban di atas benar”.


                                                                                                      17
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31