Page 56 - Keterangan Pers Kepala Badan POM dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta
P. 56

Judul                 : Vaksin Covid-19 dari UAE-Tiongkok Sudah Bersertifikat Halal

               Nama Media            : medcom.id

               Tanggal               : 1 September 2020

               Halaman/URL           : https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/ObzMlZeN-vaksin-
                                     covid-19-dari-uae-tiongkok-sudah-bersertifikat-halal

               Tipe Media            : Online



                                                                       Jakarta:    Vaksin    Sinopharm-
                                                                       Group42  yang  diproduksi  Uni
                                                                       Emirat  Arab  dan  Tiongkok
                                                                       dipastikan     sudah      memiliki
                                                                       sertifikat  halal.  Vaksin  ini  juga
                                                                       telah               mendapatkan
                                                                       izin emergency                   of
                                                                       authorization dari       regulator
                                                                       pengawas  obat  di  Tiongkok.

                                                                       "Sejak     Juli    2020     sudah
                                                                       mendapatkan                    izin
               penggunaan emergency dari  national medicine  product  administration berdasarkan
               hasil uji klinis fase 1 dan 2. Dan telah mendapat sertifikat halal," kata Kepala Badan
               Pengawas  Obat  dan  Makanan  (BPOM)  Penny  Lukita  di  Istana  Negara,  Jakarta
               Pusat, Selasa, 1 September 2020.

               Indonesia  telah  meneken  komitmen  untuk  mendapatkan  10  juta  vaksin  dari  UAE.
               Vaksin tersebut tengah menjalani uji klinis tahap tiga.


               "Kami  melihat  uji  klinis  fase  3  vaksin  dilakukan  dengan  sangat  baik  dan
               terorganisasi. Aspek positif dari uji klinis di UEA adalah partisipasi 22.000 peserta,
               melibatkan 100 dokter dan 1.000 perawat," ujar Penny.


               Dia menyampaikan keragaman populasi ini akan memberikan uji klinis yang  valid.
               Apalagi,  uji  klinis  ini  dilakukan  dengan  validitas  yang  sangat  terjaga.

               Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertandang
               ke  UAE  untuk  membahas  kerja  sama vaksin  covid-19 pada  22  Agustus  2020.
               Indonesia  juga  telah menandatangani penyediaan  alat  deteksi penularan covid-19.

               Dalam  kesempatan  tersebut,  Erick  telah  bertemu  dengan  pihak  G42--perusahaan
               kesehatan UEA berbasis kecerdasan buatan (AI). Sejak mewabahnya covid-19, G42
               secara  aktif  terlibat  dalam  penelitian  dan  pengembangan  aplikasi  terkait  virus
               tersebut.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61