Page 49 - Masa-il-Diniyyah-Buku-Pertama_Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 49
diminumnya? Ahmad berkata: “Saya berharap itu tidak
masalah”.
▪ Abu Dawud berkata: Aku mendengar pertanyaan yang
ditujukan kepada Imam Ahmad: Menulis al-Qur’an pada
sesuatu kemudian dicuci dan dibuat mandi?, beliau
menjawab: “Saya tidak mendengar kalau hal itu dilarang”.
Dalam kitab Ma’rifah al ‘Ilal wa Ahkam ar-Rijal [ hlm. 278-279]
dari Abdillah ibn Ahmad ibn Hanbal berkata: telah meriwayatkan
kepadaku ayahku, ia berkata: telah meriwayatkan kepadaku Yahya
ibn Zakariya ibn Abi Za-idah, ia berkata: telah mengkabarkan
kepadaku Isma’il ibn Abi Khalid dari Farras dari asy-Sya’bi berkata:
“Tidak masalah mengalungkan hirz dari al Qur’an pada leher
seseorang”.
Abdullah ibn Ahmad [dalam Masa-il al Imam Ahmad karya
puteranya Abdullah, h. 447] berkata: “Saya melihat ayahku
menuliskan bacaan-bacaan (hirz/at-ta’awidz) untuk orang-orang
yang dirasuki Jin, serta untuk keluarga dan kerabatnya yang
demam, ia juga menuliskan untuk perempuan yang sulit
melahirkan pada sebuah tempat yang bersih dan ia menulis hadits
Ibn Abbas, hanya saja ia melakukan hal itu ketika mendapatkan
bala dan aku tidak melihat ayahku melakukan hal tersebut jika
tidak ada bala. Aku juga melihat ayahku membaca ta’widz pada
sebuah air kemudian diminumkan kepada orang yang sakit dan
disiramkan pada kepalanya, aku juga melihat ayahku mengambil
sehelai rambut Rasulullah lalu diletakkan pada mulutnya dan
mengecupnya, aku juga sempat melihat ayahku meletakkan
rambut Rasul tersebut pada kepala atau kedua matanya kemudian
dicelupkan ke dalam air dan air tersebut diminum untuk obat, aku
melihat ayahku mengambil piring Rasul yang dikirim oleh Abu
45

