Page 164 - Hadits-Jibril-Penjelasan-Hadits-Jibril-Memahami-Pondasi-Iman-Yang-Enam-Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 164

H a d i t s   J i b r i l  | 147

            ekstrim  dalam  masalah  keyakinan,  yang  sebagiannya  telah
            kita  sebutkan  di  atas,  adalah  penyebab  utama  dari  berbagai
            musibah  dan  fitnah  yang  dihadapi  kaum  muslimin  dewasa
            ini.  Musibah  inilah  yang  timbulkan  oleh  antek-antek  kaum
            Khawarij  dan  pengikut  Ibn  Taimiyah,  baik  dalam  masalah
            politik maupun  dan cara beragama.

                c.  Ekstrimisme  dalam lapangan  praktis


                    Setelah  kita  memahami  faham-faham  ekstrim  yang
            terjadi  di  masa  lampau,  juga  faham-faham  ekstrim  yang
            terjadi  masa  sekarang  ini  dari  kelompok-kelompok  yang
            mengkafirkan  seluruh  kaum  muslimin,  seperti  kelompok
            bernama  “Zhahirah  al-Takfir  al-Muthlaq”,  “Jama‟ah  al-Takfir
            Wa  al-Hijrah”,  “Hizb  al-Ikhwan”  dan  lainnya.  Kelompok-
            kelompok  tersebut  berkedok  dengan  mengatasnamakan  diri
            mereka  sebagai  “Gerakan  kebangkitan  Islam”  atau
            “Kebangkitan  kaum  Muslimin”  atau  dengan  lainnya.  Di  sini
            kita  perlu  waspada  terhadap  bahaya  yang  mereka  hasilkan
            dalam  kehidupan  orang  Islam  banyak.  Sikap  mereka  dalam
            mengkafirkan  dan  menyesatkan  orang-orang  di  luar  mereka
            karena  tidak  memakai  hukum  Allah  -sebagaimana  yang
            mereka  sangka-,  adalah  sebab  bagi  beberapa  negara  Arab
            dari  terjadinya  berbagai  peristiwa  berdarah.  Dimulai  dari
            berbagai  peristiwa  di  Mesir,  kemudian  di  wilayah  wilayah
            Siria,  Yordania,  Aljazair  dan  berbagai  negara  Arab  lainnya,
            yang  telah  berlangsung  sekitar  lima  puluh  tahun  belakangan
            ini.  Kehancuran  fisik  terus  meluas,  berbagai  ledakan  bom
            silih  berganti  dari  satu  bandara  ke  bandara  yang  lain,
            pembunuhan  mereka  arahkan  kepada  berbagai  lapisan
            manusia; sipil, polisi (militer), para ulama dan kepada orang-
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169