Page 175 - Hadits-Jibril-Penjelasan-Hadits-Jibril-Memahami-Pondasi-Iman-Yang-Enam-Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 175
158 | H a d i t s J i b r i l
Di bagian lain dalam karyanya yang sama, Sayyid
Quthb berkata : “Seluruh manusia telah murtad kepada
41
menyembah manusia, dan dengan menzhalimi agama-agama,
mereka telah menyalahi “La Ilaha Illallah”, sekalipun sebagian
mereka berulang-ulang di atas banyak menera menyuarakan
“La Ilaha Illah” (dalam adzan), mereka tidak mengetahui
tujuan kandungan kalimat tersebut, mereka tidak mnyelami
makna kalimat ini, sekaipun mereka mengulang-ulangnya”.
Pada halaman yang sama, selanjutnya Sayyid Quthb
berkata: “…hanya saja menusia telah kembai kepada
kejahiliyahan dan telah murtad dari “La Ilaha Ilallah”, mereka
telah menuhankan sesama manusia, mereka sama sekali tidak
mentauhidkan Allah, dan sama sekali tidak memurnikan
permintaan pertolongan dari-Nya”.
Kemudian berkata: “Islam adalah panduan bagi
semua sisi kehidupan, siapa yang mengikuti seluruh
ajarannya maka dialah seorang mukmin dan berada di dalam
agama Allah, dan siapa yang mengikuti ajaran selain Islam,
sekalipun dalam satu masalah sepele maka dia telah
membangkang terhadap keimanan dan telah memusuhi
ketuhanan Allah dan telah keluat dari agama-Nya, sekalipun
secara terang-terangan ia mengumumkan bahwa ia berada di
dalam dan menghormati keyakinan Islam” .
42
Selanjutnya berkata: “Bahwa Islam pada hari ini telah
terhenti dari keberadaannya, ia te;ah menajdi tiada, dan kita
sekarang hidup dalam masyarakat musyrik” .
43
41 Sayyid Quthb, Fi Zhilal al-Qur‟an, cet. Dar al-Syuruq, j. 1, h. 590
42 Sayyid Quthb, Fi Zhilal al-Qur‟an, j. 2, h. 1057
43 Sayyid Quthb, Fi Zhilal al-Qur‟an, j. 2, h. 972