Page 214 - Hadits-Jibril-Penjelasan-Hadits-Jibril-Memahami-Pondasi-Iman-Yang-Enam-Dr.-H.-Kholilurrohman-MA
P. 214
H a d i t s J i b r i l | 197
ْءاوسْلعفْوأْرفكْلوقْوأْةينبْملاسلإاْعطقْيىْ:ةدرلاْباتك
ىاْاداقتعاْوأْادانعْوأْءازهتساْولاق
ً
ً
“Kitab tentang riddah/kufur. Ridah adalah
memutuskan Islam, baik karena niat, karena
perbuatan, atau karena perkataan, dan sama
halnya ia mengatakannya untuk tujuan
menghinakan, atau karena mengingkari, dan atau
karena meyakini (kata-kata kufur tersebut”.
Dalam kitab Raudlah ath-Thalibin, j. 10, h. 52, al-Imam
an-Nawawi berkata:
ْ ىا املسمْراصْيتداهشلابْىتأْاذإْعضومْفْيعفاشلاْيأْلاقو
“Di suatu bagian (tulisannya); Imam Syafi‟i
berkata bahwa orang murtad ini bila
mendatangkan/mengucapkan dua kalimat
syahadat maka ia menjadi muslim”.
Dalam kitab al-Kaffarat, j. 8, h. 282, al-Imam an-Nawawi
berkata:
ْدبْلاْيتداهشلاْتِملكْنأْروهملجاْ وبْ عطقْ يذلاْ بىذهدا
ىا"ْامُْٕلاإْملاسلإا ْ لصيَْلاوْامهنم
“Pandapat yang telah ditetapkan oleh para ulama
bahwa dua kalimat syahadat wajib
didatangkan/diucapkan oleh seorang yang