Page 51 - Proker Kelola Kinerja Guru dan KS
P. 51
Target Perilaku Perilaku yang Dianjurkan Perilaku yang Dihindari
Kepala Sekolah ● Mengajukan pertanyaan yang merangsang ● Berbicara tanpa henti tanpa
melibatkan audiens pemikiran dan diskusi untuk mendorong memberikan kesempatan bagi audiens
sepanjang partisipasi aktif dari audiens untuk berinteraksi atau merespon
presentasi yang
meliputi perhatian, ● Menyediakan kesempatan bagi audiens ● Tidak memperhatikan atau
interaksi, dan respon untuk memberikan komentar atau mengabaikan sinyal non-verbal dari
aktif pertanyaan, mendorong dialog dua arah audiens yang mungkin menunjukkan
kebosanan atau kebingungan
● Menyesuaikan gaya presentasi
berdasarkan umpan balik non-verbal dari ● Tidak menyertakan aktivitas interaktif
audiens, seperti ekspresi wajah atau seperti polling, diskusi kelompok, atau
bahasa tubuh, untuk menjaga keterlibatan aktivitas partisipatif lainnya
mereka
Siklus peningkatan kualitas praktik pembelajaran
Indikator Keberhasilan:
Tingkat upaya melakukan persiapan observasi kelas, pelaksanaan observasi kelas, diskusi tindak
lanjut dan refleksi tindak lanjut untuk peningkatan kualitas pembelajaran yang berpusat pada
peserta didik.
Target Perilaku Perilaku yang Dianjurkan Perilaku yang Dihindari
Kepala Sekolah memandu ● Mendiskusikan Target Perilaku ● Menuntut Target Perilaku yang
Diskusi Persiapan yang relevan dengan indikator banyak dan pada level yang sulit
observasi kinerja guru kinerja serta realistis untuk dipraktikkan oleh guru
secara terbuka dan realistis dipraktikkan dan ditingkatkan
dengan peningkatan kinerja kualitasnya oleh guru ● Membiarkan guru memilih sendiri
rencana pembelajaran, tanpa
● Mendiskusikan rencana memberi arahan dan umpan balik
pembelajaran yang sesuai
kebutuhan guru, dan realistis ● Menetapkan standar perilaku yang
dilakukan harus dilakukan guru dengan
mengabaikan konteks rencana
● Mendiskusikan rencana observasi pembelajaran
kinerja yang relevan dengan
rencana pembelajaran serta
realistis dilakukan
Kepala Sekolah ● Memastikan lingkungan observasi ● Membiarkan lingkungan observasi
melaksanakan Observasi nyaman dan mendukung, yang menegangkan atau banyak
Kinerja guru secara efektif meminimalisir gangguan untuk gangguan
dengan menetapkan rating pengamatan yang efektif
berdasarkan bukti perilaku ● Membuat catatan perilaku yang
● Mencatat perilaku-perilaku kunci bersifat normatif dan umum atau
yang relevan dengan kriteria tidak spesifik
observasi kinerja
● Menetapkan rating observasi yang
● Menetapkan rating observasi berlebihan berdasarkan kesan
kinerja yang realistis berdasarkan umum yang didapatkan
bukti-bukti yang tercatat
Kepala Sekolah memandu ● Menggunakan teknik pertanyaan ● Menunjukkan komunikasi yang
Diskusi dan Refleksi Tindak dan diskusi yang menumbuhkan bersifat normatif sehingga guru
Lanjut secara terbuka dan ragu-ragu dalam melakukan refleksi
45
Program Pengelolaan Kinerja dan Supervisi GTK Edi Supriyanto, M.Pd.