Page 49 - Proker Kelola Kinerja Guru dan KS
P. 49
Target Perilaku Perilaku yang Dianjurkan Perilaku yang Dihindari
Kepala Sekolah ● Mendefinisikan kriteria yang ● Menetapkan kriteria yang tidak jelas,
memandu penetapan spesifik, realistis, dan dapat diukur tidak terukur, atau tidak realistis
kriteria dan mekanisme untuk monitoring efektivitas sehingga sulit untuk dimonitoring
monitoring pelaksanaan pelaksanaan rencana
pembelajaran sepanjang pembelajaran ● Mengabaikan untuk membuat
semester keputusan mekanisme monitoring
● Menetapkan cara monitoring yang berkala sehingga kesempatan untuk
tepat, realistis dan efektif untuk pembenahan dan perbaikan terlewat
mengumpulkan data tentang
pelaksanaan rencana ● Mengabaikan partisipasi dan umpan
pembelajaran balik dari guru, peserta didik dan pihak
lain dalam proses monitoring
● Melibatkan guru, peserta didik dan
pihak lain dalam proses monitoring
untuk mendapatkan perspektif
beragam dan umpan balik yang
komprehensif
Refleksi pengelolaan kurikulum satuan pendidikan
Indikator Keberhasilan:
Tingkat upaya memandu refleksi pelaksanaan kurikulum satuan pendidikan yang berpusat pada
peningkatan kualitas pembelajaran.
Target Perilaku Perilaku yang Dianjurkan Perilaku yang Dihindari
Kepala Sekolah ● Terbuka dalam mengakui ● Menghindari atau menolak
memandu refleksi kesulitan yang dihadapi dan membahas kesulitan yang dihadapi,
mendalam termasuk menganalisisnya secara sehingga peluang untuk belajar dari
membicarakan umpan mendalam untuk memahami pengalaman terlewat
balik dari warga sekolah penyebab dan dampaknya
secara terbuka ● Hanya melakukan refleksi yang
● Melakukan refleksi secara jujur bersifat permukaan tanpa
dan objektif, tanpa menyalahkan mengeksplorasi masalah secara
atau membuat justifikasi yang lebih mendalam, termasuk
tidak perlu menyalahkan keadaan atau kondisi
sarana prasarana
● Mencari contoh spesifik dari
pengalaman atau situasi tertentu ● Menolak untuk melihat dari
untuk mendukung refleksi perspektif orang lain atau
mempertimbangkan pendapat yang
berbeda
Kepala Sekolah ● Menjelaskan cara pelibatan warga ● Menjelaskan umpan balik dari warga
menunjukkan keterlibatan sekolah yang mudah dan realistis sekolah secara umum dan tidak
warga sekolah dalam serta hasil umpan balik spesifik menjelaskan cara mendapatkannya
refleksi pelaksanaan dari warga sekolah terhadap
kurikulum kurikulum sekolah ● Bersikap defensif terhadap umpan
balik dari warga sekolah termasuk
● Menerima umpan balik dari warga bersikukuh dengan pendapatnya
sekolah dengan sikap terbuka dan sendiri dan menyalahkan keadaan
merespon secara konstruktif untuk
peningkatan kualitas pembelajaran ● Mengabaikan umpan balik dari
warga sekolah termasuk
● Menghargai dan menghindari pembicaraan tentang
mempertimbangkan berbagai
43
Program Pengelolaan Kinerja dan Supervisi GTK Edi Supriyanto, M.Pd.