Page 321 - MATEMATIKA-BG-KLS-VII_Spread
P. 321

Pada contoh 1, gambar ∆DEF merupakan
                                                            hasil dilatasi ∆ABC dengan faktor skala 2 pada
                  4  Dilatasi
                                                            pusat O. Selanjutnya, dengan gambar contoh
                 Contoh 1  Pada gambar berikut ini, ∆DEF merupakan segitiga yang dihasilkan dari ∆ABC
                      yang diperbesar dengan faktor skala 2 kali terhadap titik pusat O.  BAB  7+ │  1 sebagai dasar, guru dapat memberikan
                                                            penjelasan lebih mendalam tentang dilatasi,
                                                            termasuk apabila faktor skalanya negatif atau
                                                            bilangan pecahan. Pada buku siswa, tidak
                                                         MATERI TAMBAHAN
                                                            diberikan penjelasan tentang kasus dilatasi
                     Transformasi yang mengubah ukuran bangun geometri berdasarkan faktor skala
                     dan titik pusat tertentu disebut dilatasi. Titik pusat tersebut disebut titik pusat   pada titik, garis atau bangun pada koordinat
                     dilatasi.                              kartesius. Namun, guru dapat memberikan
                     Pada contoh 1, ∆ ABC didilatasi dengan pusat O dan faktor skala 2 (k = 2),
                                                            contoh saat dilatasi dilakukan pada bidang
                     sehingga OA = 2 × OD, OE = 2 × OB, dan OF = 2 × OC.
                      Sifat-sifat dilatasi berdasarkan skala dilatasinya k adalah sebagai berikut.
                     1.  Jika skala dilatasi k > 1, maka bayangan hasil dilatasi diperbesar dengan   yang terletak pada koordinat tertentu pada
                       posisi bayangan sepihak dengan pusat dilatasi dan objek semula.
                     2.  Jika skala dilatasi 0 < k < 1, maka bayangan hasil dilatasi diperkecil dengan   bidang kartesius.
                       posisi bayangan sepihak dengan pusat dilatasi dan objek semula.
                     3.  Jika skala dilatasi k = 1, maka posisi dan ukuran objek tidak berubah.
                                                            Penjelasan sifat-sifat dilatasi
                  Soal 8  Pada gambar di bawah ini, gambarlah ∆DEF yang merupakan bangun
                      geometri yang dihasilkan ketika ∆ABC didilatasikan dengan pusat dilatasi P      Pada bagian ini, guru diharapkan memberi
                          1
                      dan skala       .
                          2                                 kesempatan kepada siswa mendiskusikan sifat-
                                                            sifat tersebut. Diskusi dapat diawali dengan
                                                            memberikan pertanyaan pemantik atau contoh
                                                            kasus agar siswa memeriksa dan menyelidiki
                                                            sifat-sifat yang diberikan tersebut.
                                                            Penjelasan   Soal 8

                                                                Pada  kasus  soal  1,  siswa  diberikan
                                             MATERI TAMBAHAN  310
                                                            permasalahan dengan faktor skala ½. Hal ini
                                                            dimaksudkan agar siswa juga memahami
                                                            bahwa dilatasi tidak hanya digunakan untuk
                  4     Dilatasi                            memperbesar objek, namun dapat juga
                                                            untuk memperkecil objek. Guru juga dapat
                                                            memberikan soal tambahan degan kasus faktor
                     Jawaban                                skala bilangan negatif.



                    Contoh 1
                                 C
                              F
                          P


                             D
                                     E


                                 A             B















                                                                                                313
   316   317   318   319   320   321   322   323   324   325   326