Page 28 - Diktat XI
P. 28

22


                                 siklis menjadi 5 unsur. Sehingga , banyak susunan posisi duduknya adalah

                                 ( 5-1)! = 4! = 24. Tetapi Aldi, Tiara dan Yusuf dapat bertukar tempat
                                 duduk sebanyak 3! = 6. Jadi , banyak susunan posisi duduknya menjadi =

                                 24 x 6 = 144
                               4. Obyek tidak punya status atau urutan obyek dibalik sama, maka

                                 penyelesaiannya dengan mengunakan kombinasi :

                                             10!          10!    10.9.8.7!   10.9.8
                                    6 10  =  (10 − 3)! .3!  =   7! .3!  =  7!. 3.2.1  =   3.2.1  = 120




                                                   Pelatihan 2.2


                                  1. Dengan berapa cara 5 orang dapat duduk  pada:

                                     a. Lima kursi berdampingan
                                     b.     Lima kursi yang terletak di sekeliling meja bundar?
                                  2. Banyaknya cara penyusunan untuk kata ”MONOTON”

                                  3. Berapa banyak cara duduk yang dapat terjadi jika 9 orang disediakan

                                     hanya 4 kursi, sedangan salah seorang dari mereka harus duduk di kursi
                                     terten  tu
                                  4. Dari 45 anggota DPR akan ditunjuk 3 orang untuk mengunjungi 3

                                     daerah bencana, yaitu tanah longsor di jember, tanah longsor di

                                     Banjarnegara, dan banjir di Kendal. Ada berapa susunan utusan yang
                                     dapat dibentuk yang terjadi




                        B. Peluang suatu kejadian

                             Peluang atau probabilitas adalah kemungkinan sebuah kejadian dapat terjadi.
                             Percobaan merupakan suatu proses yang dilakukan untuk kemudian

                             memperoleh suatu hasil pengukuran, perhitungan, ataupun pengamatan.

                             Himpunan dari semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan disebut ruang
                             sampel (S). Sehingga kejadian atau peristiwa merupakan himpunan bagian dari

                             ruang sampel atau bagian dari hasil percobaan yang diinginkan.
                             Nilai probalitas antara 0 – 1. Kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 0

                             adalah kejadian yang mustahil terjadi atau tidak mungkin terjadi. Sedangkan

                             kejadian yang mempunyai nilai probalilitas 1 adalah kejadian yang pasti terjadi
                             atau kejadian yang sudah terjadi.Peluang atau probabilitas suatu kejadian A

                                                                             (  )
                             dapat dinyatakan sebagai berikut:        (  ) =
                                                                             (  )
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33