Page 21 - TEORI DAN PRAKTIK BK KELOMPOK
P. 21
kelompok yang dapat saling berinteraksi dan merupakan sarana bebas
mengeluarkan pendapat masing-masing peserta dari berbagai bahan dari
narasumber tertentu, membantu memperoleh informasi yang dibutuhkan berkaitan
dengan kewirausahaan peserta didik
Bimbingan adalah proses memberikan bantuan kepada individu itu dapat
mengenal dirinya yang dapat memecahkan masalah hidupnya sendiri, Sehingga ia
dapat menikmati hidup dengan bahagia. Bimbingan dapat diartikan sebagai suatu
proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara
berkesinambungan supaya individu tersebut dapat memahami dirinya sendiri.
Berdasarkan pasal 27 peraturan pemerintahan no 29/90 dewa ketut sukardi
2008: 18, “Bimbingan Merupakan Bantuan yang Di Kepada Peserta Didik Dalam
Rangka Upaya Menemukan Pribadi, Mengenai Lingkungan, dan Merencanakan
Masa Depan”.
Dengan membandingkan pengertian tentang bimbingan yang telah
dikemukakan di atas, maka disimpulkan bahwa: bimbingan adalah merupakan
proses pemberian bantuan kepada seorang atau sekelompok orang secara terus
menerus dan sistematis. Kemandirian yang menjadi tujuan usaha bimbingan ini
mencakup 5 fungsi pokok hendaknya dijalankan oleh pribadi mandiri, yaitu: (a)
mengenal diri sendiri dan lingkungannya sebagai mana adanya, (b) menerima diri
sendiri dan lingkungan secara positif dan dinamis, (c) mengambil keputusan, (d)
mengarahkan diri sendiri, dan (e) mewujudkan diri mandiri.
D. BENTUK BIMBINGAN KELOMPOK
Ws. Winkel (Nartoyo, 2014: 4) menjelaskan bahwa bentuk-bentu bimbingan
kelompok antara lain:
1. Pelajaran bimbingan (Group Guidance Class), adalah bimbingan yang
diberikan oleh guru pembimbing kepada kelompok siswa yang sudah
dibentuk menjadi kelompok-kelompok untuk keperluan pengajar. Dalam
pelajaran bimbingan siswa tidak dituntut untuk menguasai bahan atau materi
yang sedang dibahas dalam kegiatan tersebut, namun siswa hanya dituntut
aktif berkenaan dengan topik yang dibahas dan akan membantu
perkembangan pribadinya dalam pergaulan sosialnya
17