Page 70 - KUMPULAN_CERPEN_FLIPPING BOOK
P. 70
bertekuk lutut mematuhi perintah sang polisi. Beberapa polisi
masuk menggeledah seisi ruangan, yang lainnya memborgol
tangan para preman dan menggiring mereka ke mobil patroli.
Tidak hanya mereka, Pak Is juga ikut tertangkap. Tatapannya
penyimpan dendam pada Firman.
“Awas kamu, ya!” ucapnya mengeraskan rahang.
“Saya pelakunya, bukan anak ini,” Pak Agung tiba-tiba
muncul.
Kehadiran Pak Agung membuat Pak Is menundukkan
wajahnya. Ia tau bersalah. Pak Is digiring masuk ke mobil patroli
berkawan dengan preman-premannya.
“Ba..Pak,” Firman terharu akan kedatangan Pak Agung.
Pak Agung langsung meraih tangan Firman dan berjabat
tangan dengannya, “terima kasih, Man. Karena kamu mau
membantu saya,”
“Maksud bapak?” Firman kebingungan.
“Sebenarnya semua ini sudah saya rencanakan, tapi saya
membutuhkan umpan untuk memancing mereka. Dan kamu
adalah orangnya. Saya akan beri kamu nilai A untuk magang ini,”
ucap Pak Agung seraya melempar senyum ke Firman.
Firman masih terbengong, kepolosannya dimanfaatkan
oleh Pak Agung menjadi tumbal eksekusi penangkapan ini. Tapi
62 Kumpulan Cerpen