Page 37 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 37

kebangkrutan.                       Dengan latar seperti ini, target pertumbuhan
            Perbankan harus waspada karena    ekonomi Indonesia sebesar 5,4 persen pada
          sektor manufaktur menghadapi ancaman
          kenaikan non-performing loan (NPL),   2026 adalah tantangan yang tidak mudah untuk
          terutama jika suku bunga kredit ikut   mencapainya. Harapan terbesar ada pada efek
          naik. Dorongan efisiensi akan memaksa
          perusahaan beralih ke otomatisasi,   pengganda dari program MBG yang melejit
          sebagai langkah yang rasional secara   lima kali lipat.
          ekonomi, namun secara sosia,
          konsekuensinya signifikan: perampingan   pada 2024 tercatat sebesar 20,31 persen   tangga ini membuat rumah tangga
          tenaga kerja, rekrutmen yang lebih   atau mencapai 9 juta penduduk. Proses   semakin selektif dalam berkonsumsi.
          selektif, dan pada akhirnya tekanan pada   bisnis yang semakin terdigitalisasi dan   Dengan latar seperti ini, target
          pendapatan rumah tangga.          otomatisasi membuat serapan untuk   pertumbuhan ekonomi Indonesia
            Isu ketenagakerjaan ini bisa    angkatan kerja usia muda menjadi   sebesar 5,4 persen pada 2026 adalah
          menggerogoti kemampuan rumah      semakin mengecil. Walaupun di saat   tantangan yang tidak mudah untuk
          tangga dalam berkonsumsi. Badan   yang sama variasi pekerjaan yang   mencapainya. Harapan terbesar ada pada
          Pusat Statistik (BPS) mencatat per   bersifat tidak permanen dan bersifat   efek pengganda dari program MBG yang
          Agustus 2025, mencatat ada perbaikan   individualitis (dikenal dengan gig   melejit lima kali lipat. Jika dieksekusi
          ketenagakerjaan secara keseluruhan,   economy) bermunculan terutama   dengan tepat sasaran presisi, program
          namun tidak banyak perubahan yang   yang berkaitan dengan keahlian   MBG ini itu dapat menjadi pengungkit
          signifikan.                       memanfaatkan media sosial.         (multiplier) mesin pertumbuhan ekonomi
            Yang mengkwatirkan adalah jumlah   Pekerjaan ini mengisi kekosongan   mellaui konsumsi rumah tangga yang
          pengangguran usia muda antara 15-  di tengah serapan pekerjaan formal   kuat.
          24 tahun yang masih tercatat tinggi.   yang menurun, namun memunculkan   Tahun 2026 tidak menunggu kita
          Pengangguran muda ini disebut sebagai   masalah ketidakpastian pendapatan yang   untuk siap tetapi harus dihadapi dengan
          NEET (not in education, employment,   membuat perubahan perilaku kosumsi.   semangat optimisme yang sesuai dengan
          and training). Tingkat NEET Indonesia   Ketidakpastian dalam pendapatan rumah   realitas, bukan sekadar harapan.*


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 219 / 2025 / Th.XXI 37
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42