Page 44 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 44

baru. Banyak pelanggan baru berasal
                                                                               dari kota lapis dua dan tiga yang selama
                                                                               ini belum terlayani lembaga keuangan
                                                                               formal,” jelas Direktur Utama PT Gadai
                                                                               ValueMax Indonesia, Brian Wiraatmadja.
                                                                                  ValueMax bukan satu-satunya. PT
                                                                               Pegadaian (Persero), raksasa sektor ini,
                                                                               meluncurkan Pegadaian Digital Service
                                                                               (PDS) untuk memfasilitasi transaksi
                                                                               tanpa tatap muka. Perusahaan swasta
                                                                               lain mulai mengintegrasikan machine
                                                                               learning dalam menilai kelayakan barang
                                                                               jaminan. Nantinya metode penaksiran
                                                                               akan berbasis data historis harga barang,
                                                                               bukan sekadar intuisi petugas. Hasilnya:
                                                                               proses lebih cepat, nilai lebih objektif,
                                                                               dan pengalaman pelanggan yang merasa
                                                                               dilayani fintech, meski tetap berakar
                                                                               pada budaya gadai yang berusia ratusan
                                                                               tahun.
                                                                                  Transformasi digital ini bukan hanya
          Sekarang banyak yang menggunakan gadai                               kosmetik, tetapi solusi nyata bagi pasar
          bukan hanya untuk kebutuhan mendesak,                                lapis dua dan tiga yang selama ini tak
                                                                               terjangkau bank konvensional. Pelanggan
          tetapi juga untuk mendukung usaha. Gadai,                            dapat menaksir barang mereka secara
          yang dulu identik dengan praktik ekonomi                             daring, mengajukan gadai awal, dan
                                                                               bahkan menunggu petugas datang ke
          yang terpaksa dipilih masyarakat, kini                               rumah. Dalam konteks Indonesia yang
          menjadi instrumen keuangan yang efisien,                             luas dan beragam, digitalisasi bukan
          fleksibel, dan pragmatis.                                            sekadar strategi kompetisi; ia menjadi
                                                                               strategi inklusi.
                                                                                  Namun, bukan berarti semua berjalan
          Budiarto Sembiring, Direktur Budi Gadai                              mulus. Persaingan antarperusahaan,
                                                                               terutama pemain swasta lokal, seringkali
                                                                               memicu perang taksiran dan bunga. Di
                                                                               beberapa daerah, persaingan bisa begitu
          Pekerja informal menggunakannya   pertumbuhan dapat berjalan beriringan.   ketat sehingga nilai taksiran seolah lebih
          sebagai solusi likuiditas cepat. Dan   Perusahaan mencatat kenaikan   ditentukan oleh nafsu merebut nasabah
          sebagian masyarakat kelas menengah   penyaluran pinjaman 500 persen   ketimbang harga pasar yang rasional.
          melihatnya sebagai alat pengelolaan arus   hingga September 2025, sebagian besar   Edukasi konsumen juga masih menjadi
          kas yang sah, bahkan cerdas.      berkat ekspansi cabang dan layanan   pekerjaan rumah besar. Tidak sedikit
            Tidak heran jika jumlah perusahaan   digital. Lompatan ini menggambarkan   nasabah yang belum memahami hak
          pergadaian berizin OJK telah melonjak   bagaimana digitalisasi, yang dahulu   mereka, misalnya terkait waktu lelang
          menjadi lebih dari 200 entitas pada   dianggap sulit masuk ke dunia taksiran   atau proses perpanjangan pinjaman.
          pertengahan 2025, melonjak lebih dari   barang, kini berubah menjadi amunisi   OJK tampaknya sadar benar akan
          dua kali lipat dibanding lima tahun lalu.  kompetitif.               tantangan ini. “Kami ingin industri
                                               Selain memperluas jangkauan,    tumbuh sehat, transparan, dan tetap
          Digitalisasi Gadai                perusahaan juga mengembangkan      melayani masyarakat dengan baik,” ujar
            Sementara itu, pemain lain seperti   layanan e-gadai yang memungkinkan   Agusman dari OJK. Penekanan pada
          PT Gadai ValueMax Indonesia—afiliasi   nasabah melakukan estimasi nilai barang   tata kelola dan perlindungan konsumen
          ValueMax Group dari Singapura—    dan pengajuan gadai awal secara daring.   menunjukkan bahwa regulator tidak
          membuktikan bahwa modernisasi dan   “Digitalisasi membuka kesempatan   ingin industri berkembang liar, meskipun


         44   Edisi 219 / 2025 / Th.XXI    www.stabilitas.id
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49