Page 65 - Stabilitas Edisi 219 Tahun 2025
P. 65

dihadapi terkait bahan baku, distribusi,
          dan konsumen. Kesemuanya harus
          dipersiapkan secara matang agar bisa
          menopang program tersebut, di sisi lain
          menjaga industri asuransi.
            Perusahaan asuransi seperti BRI
          Life bahkan sudah menyiapkan produk
          Professional Managed Care yang akan
          menanggung risiko kesehatan anak
          penerima MBG, berkoordinasi dengan
          BPJS melalui skema coordination of
          benefits. Kepala Divisi Perencanaan
          Strategis PT Asuransi BRI Life Muhamad
          Fathonny Kusmadi menyatakan
          melalui kerja sama itu, BRI Life bakal
          menanggung asuransi program MBG
          yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.
            Namun, sebagaimana diingatkan
          pengamat asuransi Wahyudin Rahman,
          implementasinya tidak sederhana.
          Penetapan ruang lingkup pertanggungan,
          standar penyedia makanan, hingga sistem
          klaim membutuhkan persiapan teknis
          yang matang.
            Apabila asuransi untuk MBG
          terlaksana, ia menjelaskan,
          implementasinya bisa diterapkan
          bertahap pada satu titik sebagai pilot
          project, misalnya, di Jabodetabek
          terlebih dahulu. Sedangkan mekanisme
          anggaran untuk asuransi di MBG,
          tambahnya, bisa menerapkan dua opsi.
          Pertama premi ditanggung melalui                                        Terkait adanya korban dari
          subsidi dari alokasi APBN untuk program                                 Program MBG pemerintah
          MBG sebagai bagian dari biaya program.                                  sudah menyiapkan skema
          Kedua anggaran diambil dari beban SPPG                                  terkait biaya penanggulangan
          serta UMKM penyedia makanan.                                            korban keracunan dalam
                                            telah belajar melalui pengalaman bahwa   program MBG, dan semua
          Perbaikan Sistem                  distribusi makanan massal adalah urusan   biaya korban keracunan dalam
            Sementara itu Menteri Koordinator   logistik, bukan sekadar gizi. Tanpa rantai   program tersebut ditanggung
          Bidang Pangan Zulkifli Hasan      pasok dingin, pelatihan tenaga masak,   oleh pemerintah.
          menegaskan komitmen pemerintah    dan audit independen, program sebesar
          untuk memperbaiki sistem. “Ada    ini hanya menunggu krisis berikutnya.
          tantangan dan kekurangan, tapi       Asuransi mungkin bisa menambal
          komitmen pemerintah jelas untuk hal ini,   kerugian, tapi tidak bisa menggantikan   ironi kebijakan publik: ambisi besar yang
          yaitu respons cepat dan perbaikan tata   higienitas. Pelaporan harian bisa   gagal di dapur kecil.
          kelola,” ujarnya.                 membantu transparansi, tapi tak banyak   Memberi makan untuk murid-
            Dengan kata lain kejadian-kejadian   berarti bila inspeksi tetap reaktif. Dan   murid sekolah untuk menjaga masa
          yang menyertai program MBG bukanlah   selama keberhasilan diukur dari jumlah   depan adalah kebijakan mulia. Tapi
          tragedi niat, melainkan tragedi kapasitas.   porsi yang dibagikan, bukan jumlah anak   meracuninya, bahkan tanpa sengaja,
          Memberi makan anak sekolah bukan   yang tetap sehat setelah memakannya,   adalah kegagalan yang sepenuhnya bisa
          proyek baru. India, Brasil, dan Filipina   Makan Bergizi Gratis akan terus menjadi   dicegah. *


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 219 / 2025 / Th.XXI 65
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70