Page 29 - Stabilitas Edisi 220 Tahun 2026
P. 29

lain Bappenas dalam RKP (Rencana Kerja   Konsumsi rumah tangga menjadi jangkar
                                            Pemerintah) tahun 2026 menargetkan   utama dengan kontribusi relatif stabil
                                            pertumbuhan ekonomi 5,8 – 6,3 persen.  2,6–3 poin persen pra-pandemi dan
                                                                               negatif pada 2020 akibat pandemi untuk
                                            Tabel 1. Proyeksi Ekonomi          kemudian pulih bertahap setelahnya.
                                            Beberapa Lembaga Ekonomi              Sementara ekspor barang dan jasa
                                            di Indonesia                       tampil sebagai mesin yang volatil—
                                                                               kuat di awal, melemah bahkan negatif
                                                                    Proyeksi (
                                                    Lembaga          persen)   di pertengahan dekade. Memasuki
                                             Kemenkeu – KEM PPKF 2026  5,2 - 5,8  pasca pandemi, kekuatannya menjadi
                                             APBN / Asumsi makro 2026  5,4     sumber utama, yang kemudian turun
                                             Bank Indonesia         4,9 - 5,7
                                             Bappenas – RKP 2026    5,8 - 6,3  di 2023 dan kembali membaik di 2024
                                             CORE Indonesia         4,9 - 5,1  dan diprediksikan pada 2025, tidak jauh
                                             LPEM FEB UI            4,9 – 5,0  berbeda dengan 2024. Jika pemerintah
                                             Indef                    5,0      bisa menjaga konsistensi peningkatan
                                            Sumber : Dirangkum dari beragam sumber  ekspor layaknya 2011, maka angka 5
                                               Berdasarkan rangkuman proyeksi   persen bisa mudah diraih.  Sumber
                                            pertumbuhan ekonomi 2026 di atas, bisa   pertumbuhan lain, belanja pemerintah
                                            dilihat bahwa kisaran pertumbuhan di   berperan sebagai penyeimbang kecil
                                            angka 5 persen disepakati oleh sebagian   namun strategis, umumnya di bawah
                                            lembaga. Hal ini menegaskan kembali   0,5 persen dengan. Belanja benar-benar
                                            bahwa kutukan pertumbuhan ekonomi   menjadi penyelamat ketika kontraksi
                                            5 persen pasca bom komoditas di 2009-  ekonomi terjadi akibat pandemi.
                                            2011, masih menggelayuti perekonomian
                                            Indonesia, Bedanya, semakin ke sini,   Agenda Prioritas
                                            trennya semakin menurun. Hal ini      Arah ekonomi 2026 bisa dilihat
                                            diperkuat dengan proyeksi ekonomi yang   dari agenda prioritas pemerintah.
                                            memasukkan angka 4,9 persen sebagai   Jika dikombinasikan dengan histori
                 ondisi ekonomi Indonesia 2026   batas bawah rentang proyeksi.  komposisi sumber pertumbuhan, kita
                 diprediksi tidak akan jauh    Meneropong ekonomi 2026 tidak bisa   masih bisa memprediksi bahwa sumber
                 berbeda dengan ekonomi 2025.   lepas dari struktur pertumbuhan ekonomi   pertumbuhan 2026 akan tetap didominasi
          KPertumbuhan ekonomi 5 persen     itu sendiri. Di balik angka 5 persen,   oleh konsumsi rumah tangga. Urutan
          akan menjadi hal yang baik bagi ekonomi   sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia   priorias fiskal 2026 memprioritaskan
          Indonesia. Penyebabnya dua: ruang fiskal   selama satu setengah dekade ini ditopang   program ketahanan pangan, kemudian
          pemerintah yang terbatas dan struktur   oleh konsumsi rumah tangga. Gambar 1   ketahanan energi, dan makan bergizi
          ekonomi Indonesia yang belum bisa   menginformasikan sumber pertumbuhan   gratis (MBG). Masing-masing program
          mendukung pertumbuhan ekonomi di   ekonomi Indonesia selama 2011-2024.   memiliki anggaran sebesar Rp164,7 triliun,
          atas 5 persen. Dua kombinasi ini ditambah
          kondisi ekonomi kawasan regional yang   Grafik 1. Sumber Pertumbuhan Ekonomi Year on Year 2011-2024
          belum pulih sepenuhnya menjadikan
          ekonomi 2026 masih jauh dari angka 6
          persen.
            Berbagai lembaga ekonomi terkemuka
          memberikan proyeksi ekonomi Indonesia
          2026 jauh dari angka 6 persen. Asumsi
          makro 2026 ABPN menargetkan
          pertumbuhan 5,4 persen. Angka ini
          jauh di atas proyeksi ekonomi lembaga-
          lembaga non pemerintah semisal CORE
          Indonesia, LPEM FEB UI dan Indef yang
          masing-masing memproyeksikan 4,9 – 5,1
          persen, 4,9 – 5 persen dan 5 persen. Di sisi   Sumber  : Badan Pusat Statistik, 2025.


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 220 / 2026 / Th.XXI 29
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34