Page 57 - Stabilitas Edisi 220 Tahun 2026
P. 57

publik wajib menjaga integritas laporan   Sanksi bukanlah inti kebijakan ini. Sanksi hanyalah
          dan tidak mengenal ukuran aset.     instrumen untuk menegakkan disiplin agar tata
            Aturan ini juga memiliki “gigi”.
          Untuk bank, denda dapat mencapai Rp50   kelola tidak berhenti pada slogan.
          miliar bagi Bank Umum dan Rp100 juta
          bagi BPR, disertai pembekuan kegiatan   mengapa kejujuran akhirnya lebih efisien   kasat mata yang membuat ekonomi
          usaha dan/atau penurunan peringkat   dibanding manipulasi.           berputar efisien.
          kesehatan. Bagi individu (direksi dan                                   Integritas, pada akhirnya, adalah
          komisaris), sanksi pribadi mencapai   Investasi Publik               bentuk paling canggih dari manajemen
          Rp50 miliar, bahkan larangan seumur   Tujuan akhir dari ICOFR bukan   risiko. Ini tidak membutuhkan algoritma,
          hidup menjadi pihak utama.        mengumpulkan denda, melainkan      hanya disiplin untuk menulis benar di
            Namun demikian, sanksi bukanlah   memperkuat kepercayaan. Perusahaan   balik setiap angka. Di tengah dunia yang
          inti kebijakan ini. Sanksi hanyalah   jujur akan memanen dividen kepercayaan:   semakin kompleks, kejujuran justru
          instrumen untuk menegakkan disiplin   biaya modal yang lebih rendah, loyalitas   menjadi teknologi tertinggi.
          agar tata kelola tidak berhenti pada   nasabah yang lebih tinggi, dan ketahanan   Kepercayaan tidak bisa
          slogan. Esensinya adalah membangun   yang lebih besar ketika pasar bergejolak.   diperintahkan, hanya bisa diteladankan.
          budaya kejujuran: sistem yang mencegah   Dalam jangka panjang, integritas menjadi   Via ICOFR, OJK menyalakan lentera agar
          penyimpangan bukan karena takut   investasi paling strategis.        angka berbicara jujur. Sisanya bergantung
          hukuman, tetapi karena sadar bahwa   Di tataran makro, kebijakan ini   pada pebisnis -para pengelola risiko,
          reputasi adalah aset yang sungguh tak   menurunkan ketidakpastian dan   akuntan, dan pembuat keputusan- untuk
          ternilai.                         memperkuat confidence multiplier:   menjadikannya budaya, bukan formalitas.
            Ketika disiplin menjadi budaya,   keputusan bisnis menjadi lebih akurat,   Karena pada akhirnya, stabilitas ekonomi
          biaya kepatuhan sebenarnya menurun.   efisiensi meningkat, dan stabilitas   tidak ditentukan oleh tebalnya laporan
          Perusahaan tidak perlu mengeluarkan   keuangan lebih terjaga. Kepercayaan   tahunan, tetapi oleh keberanian moral
          energi “memadamkan api” karena sistem   publik yang tumbuh karena laporan   untuk menjaga kebenaran di balik
          sudah mencegah percikan sejak awal. Itu   keuangan kredibel adalah modal tak   angka.*


                                                                              www.stabilitas.id   Edisi 220 / 2026 / Th.XXI 57
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62