Page 511 - Prosiding Seminar Nasional: Problematika Pertanahan dan Strategi Penyelesaiannya. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional bekerja sama dengan Pusat Studi Hukum Agraria
P. 511

Frency Siska: Implikasi Peraturan Presiden Nomor 148 Tahun 2015 terhadap ...     503


             dengan Perpres No. 148 Tahun 2015, yang membawa angin segar bagi investor, durasi waktu
             prosedur pengadaan tanah telah dipangkas.
                  Meskipun  demikian,  upaya  pemerintah  di  dalam  mempertahankan  iklim  investasi,
             seyogianya  tidak  mengabaikan  kepentingan  pihak  yang  berhak  (terkena  dampak  pem-

             bangunan), pengadaan tanah harus mengedepankan prinsip kemanusiaan, demokratis, dan
                  9
             adil.  Penyelenggaraan pengadaan tanah untuk kepentingan umum harus memperhatikan
                                                                                               10
             keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan kepentingan masyarakat.  Pemang-
             kasan durasi waktu proses pengadaan tanah merepresentasikanbahwa Perpres 148/2015 lebih
             memihak kepada kepentingan pembangunan, dan melupakan hal lainnya yaitu kepentingan
             masyarakat.  Tidak  pula  sesederhana  itu,  pemangkasan  durasi  waktu  akan  berimplikasi
             terhadap hak-hak masyarakat di dalam pelaksanaan pengadaan tanah.

                  Maka dari itu, penulis tertarik untuk mengaji persoalan ini lebih mendalam dengan judul
             “Implikasi Peraturan Presiden Nomor 148/2015 Terhadap Pemenuhan Hak Masyarakat Dalam
             Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum”, yang bertujuan untuk mengetahui penga-
             turan Perpres 148/2015 terhadap pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan umum,

             dan implikasi Perpres 148/2015 terhadap pemenuhan hak masyarakat dalam pengadaan tanah
             untuk kepentingan umum.


             B. Pembahasan
             1.   Pengaturan Pelaksanaan Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum
                Berdasarkan Perpres 148/2015
                  Pengadaan  tanah  adalah  kegiatan  menyediakan  tanah  dengan  cara  memberi  ganti

             kerugian yang layak dan adil kepada pihak yang berhak, yakni pihak yang sedang menguasai
                                                      11
             atau memiliki tanah yang bersangkutan. Pasal 18 UUPA memberikan landasan yuridis bagi
             pengadaan  tanah  untuk  kepentingan  umum  yang  berbunyi  “untuk  kepentingan  umum
             termasuk kepentingan bangsa dan Negara serta kepentingan bersama dari rakyat, hak-hak

             atas tanah dapat dicabut, dengan memberi ganti kerugian yang layak dan menurut cara yang
             diatur  dengan  undang-undang”.  Sebagai  lex  specialis  dari  ketentuan  tersebut  UU  2/2012
             dihadirkan. Tujuannya ialah untuk menjamin tersedianya tanah bagi pembangunan, karena

             pembangunan tersebut diperuntukkan bagi kepentingan umum, menurut undang-undang
             ini yakni kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat yang harus diwujudkan oleh peme-
                                                                                 12
             rintah dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.  Dapat ditafsirkan bah-
             wa kepentingan umum sebagai penjelmaan adanya kebutuhan yang sama (sejenis) antar indi-

             vidu dalam suatu kelompok masyarakat ataupun lebih luas dari itu, yakni bangsa atau negara.




                9  Konsideran UU 2/2012.
                10  Pasal 9 ayat (1) UU 2/2012.
                11  Pasal 1 angka 2 UU 2/2012.
                12  Pasal 1 angka 6 UU 2/2012.
   506   507   508   509   510   511   512   513   514   515   516