Page 380 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 380

BAB II



                                 METODE PENELITIAN














             A.    Jenis Penelitian
                   Penelitian ini menggunakan metode sosio-legal dengan studi tekstual
             sebagai pilihan metode analisis yang utama. Studi sosio legal merupakan
             studi hukum, yang dalam upayanya untuk memahami permasalahan
             hukum di masyarakat, menggunakan bantuan dari kajian-kajian ilmu sosial
             seperti sejarah, budaya, sosiologi, politik dan ekonomi.
                   Melalui metode sosio-legal ini, HMN tidak hanya dilihat dalam
             bentuknya sebagai konsep normatif yang diatur dalam Pasal 33 UUD
             1945 dan UU Pokok Agraria semata, melainkan juga sebagai konsep
             kognitif yang berkembang seiring dengan transformasi pandangan politik
             dan situasi sosial-kebangsaan Indonesia. Metode ini dipilih mengingat
             HMN merupakan wacana yang multi-wajah. Meskipun sebagian besar
             keadaan yang melatarbelakangi HMN dimuat dalam peraturan hukum,
             pada kenyataannya HMN tersebut dimaknai dalam konteks yang berbeda-
             beda pada setiap rezim yang pernah berkuasa di Indonesia. Oleh karena
             itu kajian interdisipliner dalam aras sosio-legal ini menjadi penting untuk
             mengurai dan menganalisis kompleksitas permasalahan.














                                                                             349
   375   376   377   378   379   380   381   382   383   384   385