Page 376 - Asas-asas Keagrariaan: Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia
P. 376

2.    Pandangan serta Dasar Pertimbangan MK dalam memaknai Hak
                   Menguasai Negara (HMN) dan Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945.


             D.    Luaran Penelitian

                   Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan luaran penelitian
             berupa:

             1.    Peta perspektif dan kecenderungan Mahkamah Konstitusi terkait
                   dengan persoalan agraria dan sumber daya alam;
             2.    Rekomendasi bagi upaya harmonisasi UU No 5 tahun 1960 tentang
                   Pokok-Pokok Agraria (UUPA) dan legislasi lintas sektor lainnya.



             E.    Tinjauan Pustaka

                   Disamping Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya, MK
             merupakan salah satu lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehaki
             man yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan
                                 4
             hukum dan keadilan.  Perbedaan keduanya terletak pada materi legislasi
             yang diujinya dan batasan norma yang menjadi pedoman pengujiannya.
                   Dipandang dari karakter kelembagaannya, MK melakukan uji materi
             dalam kapasitasnya sebagai Court of Law sedangkan Mahkamah Agung
             sebagai Court of Justice. MK difungsikan untuk menjaga konstitusionalitas
             seluruh undang-undang sebagai produk hukum yang mengikat umum
             (general and abstract norms), sedangkan yang Mahkamah Agung bekerja
             untuk mewujudkan keadilan bagi setiap warga negara Indonesia dan
                                                                 5
             badan-badan hukum di dalam sistem hukum Indonesia.  Kedua lembaga
             ini memiliki wewenang untuk melakukan uji materi atas jenis peraturan
             perundang-undangan tertentu, dimana Mahkamah Agung menguji
             peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap
             undang, sedangkan MK berwenang menguji undang-undang terhadap
             Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu Mahkamah Agung dikatakan




                   4 Pasal 1 Angka 1 UU No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.
                   5 Jimly Ashidiqie, 2005, Konstitusional dan Konstitusionalisme, Konstitusi Press. Jakarta,
             Hlm. 192.




                       Pemaknaan Hak Menguasai Negara Oleh Mahkamah Konstitusi  345
   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380   381